Gudang Diduga Tempat Pengoplos Elpiji di Temanggung Meledak

Warga mengevakuasi tabung gas LPG setelah kejadian kebakaran di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu, 14 Maret 2026. ANTARA/Heru Suyitno

Gudang Diduga Tempat Pengoplos Elpiji di Temanggung Meledak

Silvana Febiari • 14 March 2026 17:36

Temanggung: Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, Jawa Tengah menangani ledakan hingga menyebabkan kebakaran sebuah gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan elpiji di jalan raya Temanggung-Bulu, tepatnya di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu. Ledakan ini terjadi dini hari tadi dan diduga dipicu sambaran api dari kompor.

"Kejadian itu terjadi saat waktu sahur, ada ledakan kemudian tempatnya terbakar. Ada empat korban dalam kejadian itu, dan sekarang mendapat perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar," kata Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini, dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Maret 2026. 
 


Setelah pemadaman dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung, petugas langsung mengamankan lokasi. Mereka juga mengevakuasi ratusan tabung elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram untuk mengantisipasi terjadinya ledakan susulan.

"Dalam kejadian ini ada indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ini sedang kita dalami mekanismenya," katanya.


Warga mengevakuasi tabung gas LPG setelah kejadian kebakaran di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu, 14 Maret 2026. ANTARA/Heru Suyitno


Polres Temanggung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan. Hal ini dilakukan guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk memastikan ada dan tidaknya pelanggaran hukum terkait pengoplosan elpiji subsidi ini.

"Saat ini kami mengamankan tempat kejadian perkara dulu biar steril, biar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, setelah ini steril semua kita akan meminta keterangan dari para korban yang saat ini dirawat di rumah sakit untuk nanti kita mendapat informasi lebih lanjut," ungkapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)