Pantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau. (MAgma Indonesia)
Gunung Anak Krakatau Terus Diguncang Gempa Tremor
Lukman Diah Sari • 8 July 2026 13:31
Jakarta: Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, tepatnya di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menunjukkan sejumlah aktivitas kegempaan pada Rabu, 8 Juli 2026, periode pukul 06.00-12.00 WIB. Gunung api dengan ketinggian 157 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut masih berstatus Level III atau Siaga.
"Mengalami lima kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 35-50 mm, dan lama gempa 13-42 detik dan satu kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-28 mm, dominan 6 mm," ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Deny Mardiono, dikutip dari laman Magma Indonesia.
%20(1)%20(1).jpg)
Ilustrasi Gunung Anak Krakatau saat erupsi. Lampost.co/Rustam Efendi
Dia menerangkan, sepanjang pagi hingga siang ini, Gunung Anak Krakatau terpantau terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang, dengan tinggi sekitar 10-100 meter dari puncak.
"Cuaca berawan di sekitar gunung, angin lemah ke arah barat laut," ujar dia.
Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki masih dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau. Mereka juga dilarang beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.