Menko Muhaimin: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma dan AI

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin, 9 Februari 2026

Menko Muhaimin: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma dan AI

Whisnu Mardiansyah • 9 February 2026 12:49

Serang: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, menekankan peran krusial pers yang berbasis kualitas dan nurani di tengah derasnya arus teknologi.  Muhaimin menyatakan bahwa di era ketika miliaran keputusan diambil oleh mesin, algoritma, dan kecerdasan buatan (AI), arah bangsa dan kualitas demokrasi tetap berada di tangan media dan lingkungan pers.

Kata Muhaimain, jurnalisme tidak pernah netral dalam dampaknya. Justru pers menjadi suluh peradaban. Menjadi motor perubahan, menjadi kekuatan yang membuka kabut yang membingungkan narasi.

"Karena itu kepentingan bangsa tidak akan pernah lepas dari bagaimana pers bekerja, bagaimana pers menjaga nuraninya, dan bagaimana pers memaknai tanggung jawab sejarahnya,” kata Muhaimin Iskandar dalam sambutannya di Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kota Serang, Banten, Senin, 9 Februari 2026.
 


Ia mengingatkan bahwa pers yang hanya mengandalkan kecepatan dan kecanggihan AI tanpa sentuhan manusiawi akan kehilangan makna. Tanpa verifikasi dan etika, menurutnya, yang lahir hanya berita halusinasi.

“Tanpa sentuhan manusia, jurnalisme berisiko kehilangan empati. Tanpa verifikasi dan etika, ia hanya dapat melahirkan berita-berita halusinasi. Dan tanpa keberpihakan pada kebenaran, ia akan menjauh dari publiknya sendiri,” tegasnya.

Menko Muhaimin menegaskan, rakyat membutuhkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, jujur, dan membawa kebaikan. Oleh karena itu, jurnalisme tidak boleh dikalahkan oleh algoritma.

“Oleh karena itu, kita perlu terus menegaskan, jurnalisme tidak boleh kalah oleh algoritma. Kekuatan pers sejatinya bersumber dari daya kritis yang konstruktif,” kata Muhaimin Iskandar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)