Kebakaran vegetasi di area Savana Pengol yang berada di dalam wilayah konservasi Gunung Bromo pada Kamis sore, 10 September 2026/istimewa.
Karhutla Savana Pengol, TNBTS Tutup Akses Bromo dari Jemplang
Daviq Umar Al Faruq • 11 September 2026 10:50
Malang: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara akses wisata menuju Gunung Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Kabupaten Malang. Kebijakan ini diterapkan menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Savana Pengol.
Penutupan dilakukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung. Akses wisata melalui Jemplang ditutup mulai Kamis, 10 September 2026, hingga batas waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut.
"Untuk kelancaran upaya penanganan dan pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang Malang ditutup untuk pengunjung," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, Jumat, 11 September 2026.
Meski jalur Jemplang ditutup, kunjungan ke kawasan Bromo masih dapat dilakukan melalui pintu masuk Cemorolawang, Probolinggo, dan Wonokitri, Pasuruan.
Namun, pengelola memberlakukan pembatasan terhadap kawasan yang dapat dikunjungi melalui kedua jalur tersebut. Wisatawan hanya diperbolehkan mencapai kawasan Lautan Pasir.
Balai Besar TNBTS juga menutup Savana Lembah Watangan dari kunjungan umum. Penutupan kawasan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam menangani kebakaran.
"Pengunjung dapat masuk ke dalam Kawasan Wisata Bromo melalui pintu Cemorolawang Probolinggo dan Wonokitri Pasuruan, dengan batasan yang boleh dikunjungi hanya sampai laut pasir. Savana Lembah Watangan ditutup," beber Rudijanta.
Pembatasan akses diterapkan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran di lapangan. Balai Besar TNBTS akan melakukan evaluasi secara berkala sebelum menentukan pembukaan kembali akses yang ditutup.
"Penutupan diberlakukan sejak Kamis tanggal 10 September 2026 sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, berdasarkan pertimbangan perkembangan kondisi kebakaran dan keamanan kawasan," terang Rudijanta.

Tim gabungan berusaha memadamkan api yang masih menyala di kawasan TNBTS. ANTARA/HO-BPBD Probolinggo
Rudijanta mengatakan pengumuman mengenai pembatasan kawasan wisata telah disampaikan kepada para pemangku kepentingan. Masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata diminta mematuhi ketentuan tersebut selama penutupan berlangsung.
"Demikian pengumuman ini disampaikan kepada masyarakat, pengunjung, pelaku jasa wisata, dan pihak-pihak terkait untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," kata Rudijanta.
Masyarakat dan pelaku jasa wisata juga diminta mengikuti informasi resmi terbaru dari Balai Besar TNBTS. Kepatuhan terhadap pembatasan akses diperlukan selama proses penanganan karhutla berlangsung.
Kebakaran melanda kawasan Savana Pengol yang berada di wilayah konservasi Gunung Bromo pada Kamis sore, 10 September 2026.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan titik api pertama kali diketahui petugas pada Kamis sore. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
"Terkait kejadian kebakaran di kawasan Bromo, untuk sementara kami sampaikan bahwa benar telah terjadi kebakaran di kawasan Savana Pengol. Berdasarkan informasi awal, kejadian diketahui pada Kamis sore, 10 September 2026," kata Endrip.