Kapal Pengawas Orca 06 yang mengangkut bantuan KKP RI dan Pemprov Sultra untuk korban gempa di NTT. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Kapal Orca 06 Angkut 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Whisnu Mardiansyah • 17 August 2026 18:16
Kendari: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengirimkan bantuan logistik sebesar 50 ton sebagai langkah tanggap darurat pascagempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
"KKP berkoordinasi dengan Gubernur Sultra untuk mengumpulkan pasokan bantuan guna menyokong kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana di NTT," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai prosesi pelepasan bantuan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Sultra, seperti dilansir Antara, Senin, 17 Agustus 2026.
Trenggono memaparkan, bantuan logistik tersebut terdiri atas 40 ton dari alokasi KKP dan 10 ton dari Pemprov Sultra. "Komoditas yang dikirimkan mencakup beras, mie instan, minyak goreng, gula kemasan, biskuit, ikan kaleng, perlengkapan bayi dan wanita, selimut, hingga pasokan obat-obatan," ujarnya.
Seluruh logistik diangkut menggunakan Kapal Pengawas Kapal Orca 06 milik KKP dengan perkiraan waktu tempuh menuju lokasi bencana di Maumere, NTT, sekitar dua hingga tiga hari, tergantung kondisi cuaca di perairan.
Trenggono menambahkan, pengiriman tahap pertama ini difokuskan untuk penanganan darurat. Sementara itu, jajarannya melakukan pendataan terhadap masyarakat pesisir serta pelaku usaha perikanan yang terdampak. KKP juga menyiagakan sejumlah armada kapal operasional di wilayah Konawe yang siap dikerahkan sewaktu-waktu apabila diperlukan tambahan dukungan logistik.
.jpeg)
Kerusakan bangunan yang terdampak gempabumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (Sumber : BPBD Kabupaten Manggarai Timur)
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan, aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas Pemprov Sultra dan pemerintah pusat terhadap warga NTT yang sedang tertimpa musibah.
"Di sela-sela agenda peringatan HUT ke-81 RI, kita bersama KKP bergerak cepat menyalurkan kepedulian. Kita harapkan dalam dua hingga tiga hari logistik ini tiba di titik sasaran sehingga langsung dapat dimanfaatkan warga yang membutuhkan," sebut Andi.