Presiden AIFF Shri Kalyan Chaubey. Foto: the-aiff.com
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, India Bisa Kena Denda Ratusan Juta Rupiah
Muhamad Marup • 13 August 2026 15:00
Jakarta: Tim nasional India memutuskan mundur dari FIFA ASEAN Cup dan memprioritaskan laga persahabatan melawan Brasil. Akibat keputusan tersebut, India bisa terkena denda ratusan juta rupiah.
Berdasarkan Pasal 5.2 peraturan FIFA ASEAN Cup, setiap anggota yang berpartisipasi dan menarik diri dari kompetisi selambat-lambatnya 30 hari sebelum pertandingan pertama Piala ASEAN akan dikenakan denda minimal sekitar CHF 15.000 atau Rp329 juta.
Melansir Times of India, para pejabat Konfederasi Sepak Bola India (AIFF) yakin bahwa mereka akan terhindar dari denda setelah menjelaskan situasi tersebut kepada FIFA. Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, juga mengatakan pihaknya telah memberitahu FIFA tentang pembatalan keikutsertaan mereka di FIFA ASEAN CUP dan memilih melawan Brasil sendiri akan berlangsung pada 3 Oktober 2026.
"FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi penting dan telah menarik banyak minat. Kami akan merindukannya, tetapi kami akan memanfaatkan sebaik mungkin jendela internasional FIFA ini," tuturnya.
Chaubey belasan, India telah bermain empat kali melawan Singapura dan Malaysia dalam tiga tahun terakhir serta berpeluang untuk bertanding lagi. Menurutnya, meyakinkan Brasil untuk bermain di India merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.
"Bertanding melawan Brasil mungkin merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah sesuatu yang dapat mempromosikan olahraga ini di seluruh negeri kita," katanya. Selain Brasil, India juga mengupayakan bermain dua pertandingan persahabatan lain melawan tim yang berkualitas. Kemungkinan tim tersebut merupakan peserta Piala Dunia FIFA 2026.
"India dapat memainkan dua pertandingan persahabatan lagi melawan tim-tim berkualitas yang peringkatnya jauh lebih tinggi daripada India. Kita bisa belajar banyak dari pertandingan-pertandingan sulit seperti itu.
Berdasarkan Pasal 5.2 peraturan FIFA ASEAN Cup, setiap anggota yang berpartisipasi dan menarik diri dari kompetisi selambat-lambatnya 30 hari sebelum pertandingan pertama Piala ASEAN akan dikenakan denda minimal sekitar CHF 15.000 atau Rp329 juta.
Melansir Times of India, para pejabat Konfederasi Sepak Bola India (AIFF) yakin bahwa mereka akan terhindar dari denda setelah menjelaskan situasi tersebut kepada FIFA. Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, juga mengatakan pihaknya telah memberitahu FIFA tentang pembatalan keikutsertaan mereka di FIFA ASEAN CUP dan memilih melawan Brasil sendiri akan berlangsung pada 3 Oktober 2026.
"FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi penting dan telah menarik banyak minat. Kami akan merindukannya, tetapi kami akan memanfaatkan sebaik mungkin jendela internasional FIFA ini," tuturnya.
Timnas India. Foto: X/@indianfootball
Sebelumnya, India dijadwalkan mengikuti FIFA ASEAN Cup pada 24 September 2026. India tergabung dalam Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.Chaubey belasan, India telah bermain empat kali melawan Singapura dan Malaysia dalam tiga tahun terakhir serta berpeluang untuk bertanding lagi. Menurutnya, meyakinkan Brasil untuk bermain di India merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.
"Bertanding melawan Brasil mungkin merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah sesuatu yang dapat mempromosikan olahraga ini di seluruh negeri kita," katanya. Selain Brasil, India juga mengupayakan bermain dua pertandingan persahabatan lain melawan tim yang berkualitas. Kemungkinan tim tersebut merupakan peserta Piala Dunia FIFA 2026.
"India dapat memainkan dua pertandingan persahabatan lagi melawan tim-tim berkualitas yang peringkatnya jauh lebih tinggi daripada India. Kita bisa belajar banyak dari pertandingan-pertandingan sulit seperti itu.