Ilustrasi freepik
7 Adab Berdoa agar Dikabulkan Allah SWT, Lengkap dengan Waktu yang Dianjurkan
Putri Purnama Sari • 18 August 2026 04:06
Jakarta: Berdoa merupakan salah satu bentuk komunikasi seorang Muslim dengan Allah SWT. Melalui doa, umat Islam dapat memohon pertolongan, ampunan, perlindungan, serta menyampaikan berbagai harapan kepada-Nya.
Dalam Islam, berdoa tidak hanya berkaitan dengan apa yang diminta, tetapi juga bagaimana seorang hamba memohon kepada Allah SWT. Karena itu, terdapat sejumlah adab berdoa yang perlu diperhatikan agar doa dilakukan dengan penuh ketundukan dan kesungguhan.
Berikut 7 adab berdoa agar dikabulkan Allah SWT yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Mengawali Doa dengan Basmalah, Hamdalah, dan Selawat
Sebelum menyampaikan permohonan, umat Islam dianjurkan mengawali doa dengan memuji Allah SWT dan membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Doa dapat diawali dengan membaca basmalah, kemudian hamdalah sebagai bentuk pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT. Setelah itu, membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Adab tersebut menunjukkan penghormatan kepada Allah SWT sebelum seorang hamba menyampaikan permohonannya.
2. Merendahkan Diri di Hadapan Allah SWT
Ketika berdoa, seorang Muslim hendaknya menyadari bahwa dirinya adalah hamba yang membutuhkan pertolongan Allah SWT.
Karena itu, doa sebaiknya disampaikan dengan sikap rendah hati dan penuh ketundukan. Tidak sepatutnya seseorang berdoa dengan kesombongan atau merasa bahwa dirinya memiliki kekuatan tanpa pertolongan Allah SWT.
3. Berdoa dengan Suara Lembut
Adab berikutnya adalah menyampaikan doa dengan suara yang lembut dan tidak berlebihan. Berdoa tidak harus dilakukan dengan suara keras. Sebaliknya, seorang Muslim dianjurkan menjaga ketenangan dan menyampaikan permohonan dengan penuh kesungguhan.
Suara yang lembut juga dapat membantu seseorang lebih berkonsentrasi dan menghayati isi doa yang dipanjatkan.
4. Berdoa dengan Khusyuk dan Penuh Harapan
Saat berdoa, seorang Muslim hendaknya menghadirkan hati dan pikiran kepada Allah SWT. Doa sebaiknya dipanjatkan dengan khusyuk, penuh harapan, dan keyakinan bahwa Allah SWT mendengar setiap permohonan hamba-Nya.
Dengan sikap tersebut, doa tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi bentuk penghambaan dan pengharapan kepada Allah SWT.
5. Memohon Sesuatu yang Wajar
Dalam berdoa, seorang Muslim dapat meminta berbagai hal yang baik kepada Allah SWT. Namun, permohonan tersebut hendaknya tetap dalam batas yang wajar dan tidak mengandung sesuatu yang dilarang.
Doa juga sebaiknya diarahkan pada hal-hal yang membawa kebaikan bagi diri sendiri maupun orang lain.
6. Menghadap Kiblat dan Mengangkat Kedua Tangan
Menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan merupakan salah satu adab yang dapat dilakukan ketika berdoa.
Sikap tersebut menjadi bentuk ketundukan seorang hamba ketika memohon kepada Allah SWT. Meski demikian, menghadap kiblat bukan berarti menjadi syarat sah doa.
7. Memilih Waktu yang Utama untuk Berdoa
Memilih waktu-waktu yang utama juga dapat menjadi bagian dari adab berdoa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa pada waktu-waktu yang memiliki keutamaan.
Salah satunya setelah melaksanakan salat fardu. Selain itu, waktu malam, terutama setelah melaksanakan salat tahajud, juga dapat dimanfaatkan untuk bermunajat dan memohon kepada Allah SWT.