Pengumuman penutupan kawasan wisata. ANTARA/Ho-instagram waerebo.official
Desa Wisata Wae Rebo Ditutup Sementara Pascagempa NTT
Whisnu Mardiansyah • 16 August 2026 14:16
Manggarai: Dua destinasi wisata unggulan di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Nuca Molas dan Wae Rebo, untuk sementara waktu menutup pintu bagi pengunjung. Kebijakan ini diambil menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menerjang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ketua Pengelola Wisata Bahari Nuca Molas, Sahrul Gerong, mengungkapkan penutupan dilakukan demi melindungi keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata bahari tersebut.
"Sejak kemarin, setelah gempa itu kami putuskan untuk tutup sementara lokasi wisata Nuca Molas, karena ada potensi tsunami kemarin," kata Sahrul saat dihubungi dari Kupang, seperti dilansir Antara, Minggu, 16 Agustus 2026,
Sahrul menyebutkan, Nuca Molas merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan, terutama di akhir pekan dan hari libur seperti saat ini.
Ia menerangkan, penutupan sementara belum bisa dipastikan batas waktunya karena gempa susulan masih terus berlangsung. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jumlah guncangan susulan telah melampaui 700 kali.
"Kalau keadaan sudah aman, baru kami akan buka kembali," ujar dia.
Sementara itu, lokasi wisata budaya yang populer, Wae Rebo, juga menghentikan sementara operasionalnya akibat dampak gempa yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan pengumuman resmi yang diunggah melalui akun media sosial @waerebo.official, penutupan dilakukan demi keselamatan semua pihak.
.jpeg)
TNI mengerahkan dua unit pesawat C-130 Hercules untuk mengirimkan bantuan logistik tahap pertama sebanyak 27,09 ton bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Foto: Dok. Kapuspen TNI.
"Sehubungan dengan telah terjadi gempa bumi dan adanya potensi longsor pada jalur pendakian menuju Waerebo, maka untuk sementara waktu kawasan Waerebo ditutup untuk kunjungan," demikian bunyi pengumuman di akun Instagram mereka.
Hingga berita ini dirilis, kedua objek wisata tersebut masih dalam status penutupan sementara. Pihak pengelola akan membuka kembali akses wisata setelah situasi dinyatakan aman dan layak untuk dikunjungi.