Michael Bambang Hartono. Foto MI
Michael Bambang Hartono dan Bridge, Dari Pemain Pengganti Hingga Raih Medali
Muhamad Marup • 19 March 2026 17:09
Jakarta: Michael Bambang Hartono adalah tokoh yang sangat berjasa dalam dunia perekonomian Indonesia. Kematiannya pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 13.15 waktu Singapura meninggalkan duka mendalam.
Dikenal melalui bisnis Djarum Group, Michael Bambang Hartono juga tercatat sebagai atlet bridge andal. Bridge yang merupakan olahraga pikiran dengan media kartu ini dimainkan oleh empat orang dalam dua pasangan (tim).
Melansir buletin 41st World Bridge Teams Championships, Bambang lahir di keluarga yang biasa bermain bridge. Sejak kecil juga dia sudah menunjukkan ketertarikan pada olahraga tersebut.
Dia sangat antusias dengan bridge junior. Menurutnya, setiap anak muda harus bermain bridge. Baginya, ini adalah pelatihan ideal bagi setiap orang yang ingin menjadi pemimpin yang baik, manajer yang baik.
Bambang menilai, bermain bridge sama dengan mengatasi situasi sulit dalam kemitraan atau tim. Bridge juga melatih untuk mengambil keputusan yang cukup cepat.

Ilustrasi Pexels
Di tingkat nasional, Bambang Hartono juga sangat aktif mempromosikan bridge. Dia mendirikan Klub Bridge Djarum di Semarang pada tahun 1968 dan, pada tahun 1971, mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan turnamen tim nasional dan internasional setiap tahun di Semarang, hingga dihentikan pada tahun 2004.
Berawal dari pemain pengganti sewaktu kecil, dia berhasil mengharumkan nama Indonesia sebagai atlet cabang olahraga bridge dengan meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia tahun 2008, 2009, dan 2010.
Michael Bambang Hartono juga tampil pada Asian Games 2018 sebagai kontingen Indonesia. Ia bahkan berhasil meraih medali perunggu pada ajang tersebut.