Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan. Foto: Antara.
Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
Anggi Tondi Martaon • 26 February 2026 20:24
Jakarta: Alwi Farhan dan pebulu tangkis Indonesia lainnya langsung menggeber latihan setibanya di Inggris. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen All England Open Badminton Championships 2026 yang akan bergulir di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret.
Tim Merah Putih menjalani program aklimatisasi di National Badminton Centre, Milton Keynes. Lokasi ini merupakan fasilitas yang juga menjadi pusat latihan tim Inggris.
Dari lokasi ini, jarak menuju arena pertandingan di Birmingham relatif terjangkau. Sehingga ideal untuk mematangkan persiapan akhir.
“Kami memilih tempat ini karena pertama jarak dari Birmingham tidak terlalu jauh dan fasilitasnya cukup lengkap,” ujar Manajer tim Indonesia, Shendy Puspa Irawati, dikutip dari Antara, Kamis, 26 Februari 2026.
Alwi dan rekan-rekan menggelar sesi latihan perdana pada Kamis pagi waktu setempat. Latihan awal fokus pada pemulihan kondisi fisik usai perjalanan panjang serta adaptasi terhadap cuaca dan atmosfer lapangan.
Shendy menjelaskan kawasan tersebut dilengkapi penginapan setara hotel bintang tiga, ruang kebugaran, 10 lapangan latihan, serta restoran yang seluruhnya berada dalam satu area dengan jarak kurang dari 100 meter.
Selama tiga hari ke depan, tim Indonesia akan berbagi fasilitas dengan tuan rumah Inggris, termasuk ganda putra andalan mereka Ben Lane/Sean Vendy, serta tim Amerika Serikat yang juga tengah menjalani persiapan.
Situasi tersebut dimanfaatkan untuk menggelar sesi latihan bersama. Shendy mengungkapkan setidaknya akan ada dua sesi latihan gabungan yang dijadwalkan berlangsung pada sore hari waktu Inggris dan keesokan paginya.
“Karena berbagi lapangan dengan tim Inggris dan tim Amerika Serikat yang juga sedang latihan di sini maka sore nanti dan besok pagi kami akan menggelar latihan bersama dengan mereka,” ujar Shendy.

Ilustrasi bulu tangkis. Foto: Medcom.id.
Menurut dia, latihan bersama tidak hanya berupa gim uji coba, tetapi juga mencakup sesi drilling dan pola permainan sesuai kebutuhan masing-masing sektor.
“Bukan hanya sesi game tapi akan ada sesi drilling, pola dan sebagainya sesuai kebutuhan,” sebut Shendy.
Bagi Alwi Farhan dan sejumlah pemain muda lainnya, program aklimatisasi ini menjadi fase penting sebelum memasuki tekanan kompetisi Super 1000. Adaptasi terhadap shuttlecock, kondisi angin di arena, serta ritme pertandingan menjadi bagian dari fokus tim pelatih.
Dengan memulai latihan lebih awal di Inggris, pemain Indonesia berharap dapat tampil lebih siap secara fisik maupun mental saat memasuki pekan pertandingan All England 2026 di Birmingham.