Ini Kata Thom Haye Usai Persib Takluk dari Malut United

Pemain Persib Bandung, Thom Haye. Dokumentasi/ Persib Official

Ini Kata Thom Haye Usai Persib Takluk dari Malut United

Roni Kurniawan • 15 December 2025 06:30

Bandung: Persib Bandung harus menelan kekalahan dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 pada Minggu, 14 Desember 2025. Bermain sebagai tim tamu di Stadiok Gelora Kie Raha, Ternate, Maung Bandung gagal membawa pulang poin dari laga yang berlangsung dengan tempo tinggi tersebut.

Pemain Persib, Thom Haye, mengakui kondisi tim tidak berada dalam situasi ideal jelang pertandingan. Haye menyoroti padatnya jadwal serta perjalanan panjang yang harus dijalani tim sebelum menghadapi Malut United.

"Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang selalu kami terima, terutama dari Bobotoh. Beberapa hari lalu kami masih bermain dan tiba di sini pagi hari sekitar pukul 07.00 tanpa waktu tidur yang cukup," kata Haye seusai pertandingan.

Menurut Haye, kondisi tersebut sangat memengaruhi kesiapan fisik para pemain di lapangan. Meski berstatus sebagai pemain profesional, keterbatasan waktu pemulihan membuat performa tim tidak bisa tampil optimal.

"Sebagai pemain profesional, sangat sulit untuk tampil maksimal dengan waktu persiapan seperti ini. Kami ingin selalu memberikan hasil terbaik, terutama untuk Bobotoh," jelas Haye.

Skuat Persib Bandung. (Foto: Dok Liga Indonesia Baru)


Meski menelan kekalahan, Haye memastikan tim akan segera melakukan evaluasi dan menatap laga berikutnya dengan optimisme. Persib berharap bisa bangkit saat kembali bermain di hadapan pendukung sendiri saat melawan Bhayangkara FC.

"Pada pertandingan berikutnya di kandang, kami berharap bisa tampil lebih baik dengan dukungan penuh dari suporter," ungkap Haye.

Sementara asisten pelatih Persib, Igor Tolic, menyoroti jalannya pertandingan yang dinilai kurang efektif. Igor menilai banyaknya jeda dalam laga membuat ritme permainan tim terganggu.

“Sebagai pemain dan tim, kami ingin pertandingan berjalan efektif. Banyak jeda yang membuat permainan terhenti, sehingga durasi bermain tidak benar-benar 45 menit murni,” kata Igor.

Igot menambahkan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama demi peningkatan kualitas kompetisi sepak bola nasional ke depan. "Hal ini perlu menjadi bahan evaluasi agar sepak bola Indonesia bisa berkembang lebih baik," ujar Igor. 

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)