Dorong Integritas dan Optimalisasi, Dirjen Bea Cukai Targetkan Penerimaan 2026 Tercapai

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama di Kantor Bea Cuka Kudus. Istimewa

Dorong Integritas dan Optimalisasi, Dirjen Bea Cukai Targetkan Penerimaan 2026 Tercapai

Whisnu Mardiansyah • 16 April 2026 17:07

Jakarta: Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama ingin memastikan kinerja penerimaan negara tetap optimal sekaligus memperkuat integritas pegawai di tiga kantor wilayah. Ketiga kanwil tersebut adalah Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, serta Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara terpusat masing-masing di Bea Cukai Kudus, Bea Cukai Kediri, dan Bea Cukai Pasuruan. 

"Di kondisi global yang tengah terjadi konflik, kita tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan dan pengawasan," ujar Djaka Budhi Utama dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 April 2026.

Kunjungan diawali di Bea Cukai Kudus yang menjadi titik konsolidasi Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY. Dalam kesempatan tersebut, Djaka menyoroti perubahan karakteristik kantor Bea Cukai Kudus yang kini tidak lagi hanya bertumpu pada sektor cukai, tetapi juga berkembang pesat pada kawasan berikat.

Ia menekankan pentingnya fokus pada dua inti bisnis tersebut. Djaka juga mendorong seluruh jajaran Bea Cukai optimistis dalam mencapai target penerimaan tahun 2026. Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dengan menerapkan prinsip zero fraud dan menghindari praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
 


Djaka mengatakan kinerja organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi yang solid. Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, Bea Cukai dituntut mampu menjaga keseimbangan antara optimalisasi penerimaan negara dan pemberian fasilitas kepada pelaku usaha tanpa mengorbankan kualitas pelayanan maupun pengawasan.

Sementara di Bea Cukai Kediri sebagai titik temu bagi jajaran Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Dirjen mengapresiasi capaian penerimaan Bea Cukai Kediri. Ia tetap menekankan perlunya perbaikan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan capaian penerimaan.

Djaka juga menyoroti pentingnya menjaga integritas di tengah adanya aduan masyarakat. Menurutnya, kejadian operasi tangkap tangan (OTT) harus menjadi peringatan dini bagi seluruh pegawai untuk terus berbenah.

Di sisi lain, keterbatasan sumber daya manusia di tengah meningkatnya jumlah kawasan berikat di wilayah Kanwil Jawa Timur II menuntut inovasi dan pemanfaatan teknologi agar pelayanan tetap berjalan optimal. Isu strategis lain yang turut menjadi perhatian adalah ketergantungan penerimaan pada industri hasil tembakau. Djaka menegaskan perlunya penguatan pengawasan guna melindungi industri legal dari peredaran rokok ilegal.

"Kalau kita ingin tetap dipercaya, tunjukkan kinerja terbaik kita," katanya.

 

Rangkaian kunjungan ditutup di Bea Cukai Pasuruan yang merupakan tulang punggung penerimaan cukai nasional. Dirjen menegaskan peran strategis kantor tersebut dalam mendukung penerimaan negara.

"Bea Cukai Pasuruan merupakan penyumbang penerimaan cukai terbesar di Indonesia. Saya hadir di sini untuk bersama-sama memastikan target penerimaan dapat tercapai," ujar Djaka Budhi Utama.

Dalam arahannya, Dirjen kembali menekankan pentingnya kerja tim dan integritas sebagai fondasi utama organisasi. Ia mengingatkan keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian angka, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas penerimaan negara dan mendukung perekonomian nasional. Pengawasan terhadap potensi pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai, termasuk berbagai modus baru, juga harus terus diperkuat.

Tidak hanya menjadi sarana evaluasi internal, kunjungan Dirjen Bea Cukai ke tiga kantor pelayanan ini juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan penguatan integritas dan peningkatan kinerja penerimaan, Bea Cukai berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel bagi pelaku usaha.

Di sisi lain, pengawasan yang semakin efektif akan melindungi industri dalam negeri dari praktik ilegal, sehingga menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.

Melalui rangkaian kunjungan ini, Bea Cukai menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan memperkuat peran sebagai institusi yang profesional dan terpercaya. Institusi ini juga memastikan setiap kebijakan dan langkah yang diambil memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)