Arsip - Relawan pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Rabu (9/9/2026). ANTARA/Bayu Pratama
Cegah Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Perkuat Patroli dan Sekat Kanal
Silvana Febiari • 24 September 2026 18:21
Palangkaraya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memperkuat patroli, pembasahan lahan, dan pengecekan sekat kanal untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari mitigasi karhutla.
"Upaya tersebut kami lakukan melalui peningkatan patroli, pembasahan lahan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor terutama memperkuat penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi menyebabkan karhutla," kata Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah Agustan Saining, dilansir dari Antara, Kamis, 24 September 2026.
Hanya saja, penanganan menjadi lebih sulit ketika kebakaran terjadi dalam skala besar. Maka, kolaborasi antar pihak menjadi bagian penting agar upaya pemadaman dan pencegahan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Dia menjelaskan apabila kebakaran dalam skala besar, tentu kemampuan dalam penanggulangan menjadi terbatas. "Evaluasi dan penguatan langkah pencegahan diperlukan karena sebagian besar wilayah Kalteng memiliki karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus," ujarnya.
Selain upaya teknis, pemerintah juga mendorong agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif. Pemanfaatan lahan secara tepat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lahan agar tidak terbengkalai dan lebih terawat.
Langkah penanganan karhutla dilakukan sesuai arahan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan hasil koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalimantan Tengah per 23 September 2026, sebanyak 14.043 personel gabungan telah dikerahkan untuk menangani karhutla. Hingga saat ini, tercatat 4.168 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 13.960,96 hektare.