BMKG: Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Ancam Pesisir Jawa

Ilustrasi - Nelayan berlayar menaiki perahu tradisional di perairan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (28/7/2026). ANTARA/Sugiharto Purnama

BMKG: Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Ancam Pesisir Jawa

Lukman Diah Sari • 23 September 2026 08:19

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca maritim pada hari ini, Rabu, 23 September 2026. Nelayan, pelaku pelayaran, dan masyarakat pesisir diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai empat meter di sejumlah perairan Indonesia, serta ancaman banjir pesisir (rob).

Prakirawan Cuaca BMKG Adelia Febby dalam siaran prakiraan cuaca mengungkapkan, pola angin di wilayah Indonesia pada hari ini umumnya bertiup dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 25 knot. Kondisi tersebut memicu potensi gelombang tinggi yang patut diwaspadai di sejumlah perairan.

Berikut rincian potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan:
  • Sumatra

  • Kalimantan

  • Jawa

  • Nusa Tenggara

  • Sulawesi

  • Maluku

  • Papua

Sementara itu, gelombang tinggi berkisar 2,5 hingga 4 meter berpotensi menerjang perairan:
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung

  • Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur

BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob 5–8 September 2026

Ilustrasi banjir rob. Foto: dok. Medcom.

"Selain itu, perlu diwaspadai pula potensi banjir pesisir (rob) di pesisir Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Kalimantan," jelas Febby.

Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca maritim dan pasang surut air laut terkini. BMKG juga mengingatkan bahwa meskipun cuaca kering masih mendominasi daratan, hujan lebat berskala lokal tetap berpeluang terjadi.

(Lukman Diah Sari)