Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Ancaman Karhutla di Habitat Orang Utan

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan video call dengan Chanee Kalaweit. Foto: Instagram @rajaantoni.

Kolaborasi Lintas Sektor Cegah Ancaman Karhutla di Habitat Orang Utan

Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2026 07:16

Jakarta: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengapresiasi pegiat lingkungan Chanee Kalaweit dan Andrew Kalaweit yang ikut terlibat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di habitat ratusan orang utan. Kolaborasi ini dinilai penting untuk upaya penyelamatan satwa yang dilindungi tersebut.

"Terima kasih sahabat saya @chaneekalaweit, @andrewkalaweit, dan seluruh pihak yang telah bergotong royong menjaga kawasan hutan yang menjadi habitat sekitar 200 orangutan dari ancaman kebakaran," ujar Raja Juli melalui unggahan Instagram @rajaantoni dikutip Rabu, 23 September 2026.
 


Raja Juli menjelaskan, sinergi yang terbangun di lapangan telah membuahkan hasil nyata dengan berhasil dibuatnya sekat bakar sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer. Fasilitas pencegahan tersebut kini membuat kondisi kawasan hutan penangkaran relatif terkendali dan aman dari sebaran titik api.

"Alhamdulillah, melalui kerja bersama, sekat bakar sepanjang ±3,5 km telah dibuat dan kondisi kawasan saat ini relatif aman," ucap Raja Juli.

Meski situasi mulai kondusif, ia mengimbau seluruh personel dan masyarakat untuk tidak lengah serta terus mempertahankan kewaspadaan tinggi. Khususnya hingga masa puncak musim kemarau berakhir.


Chanee Kalaweit saat melakukan video call dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Instagram @rajaantoni.

Apresiasi mendalam juga dialamatkan kepada seluruh garda terdepan di lapangan. Mulai dari personil Manggala Agni Kemenhut, BPBD Barito Utara, Dinas Damkarmat, masyarakat setempat, sektor dunia usaha, hingga jajaran tim Kalaweit/ANUA.

“Perjuangan belum selesai. Kita jaga kawasan ini bersama, jangan biarkan api mengambil rumah bagi ratusan orangutan yang hidup di dalamnya. Salam lestari,” tegas Raja Juli.

(Fachri Audhia Hafiez)