Niat dan Doa Salat Jumat, Lengkap untuk Imam dan Makmum

Ilustrasi: Pixabay

Niat dan Doa Salat Jumat, Lengkap untuk Imam dan Makmum

Riza Aslam Khaeron • 7 August 2026 07:00

Jakarta: Setiap hari Jumat, jutaan laki-laki Muslim di seluruh dunia meninggalkan aktivitasnya sejenak untuk menunaikan salat Jumat, sebuah ibadah wajib (fardhu 'ain) yang tidak boleh dianggap remeh. Diriwayatkan dari Abul Ja'di adh-Dhamri, Rasulullah saw. bersabda:



Artinya: "Siapa pun yang meninggalkan salat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah taala akan mengecap (menutup) hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah)." (HR. Ahmad dan al-Hakim, hadis hasan)

Sebelum melangkah ke masjid, ada baiknya setiap Muslim mengingat kembali lafal niat salat Jumat, terutama karena bacaan niat untuk imam dan makmum berbeda, serta memahami zikir dan doa yang dianjurkan setelahnya. Mengutip NU Online, berikut niat dan doa salat Jumat selengkapnya.
 

Niat Salat Jumat

Berikut bacaan niat salat Jumat yang perlu dibedakan antara makmum dan imam:

Niat Salat Jumat sebagai Makmum



Ushalli fardhal jumu'ati ma'muman lillahi ta'ala


Artinya: "Saya salat Jumat sebagai makmum karena Allah taala."

Niat Salat Jumat sebagai Imam



Ushalli fardhal jumu'ati imaman lillahi ta'ala


Artinya: "Saya salat Jumat sebagai imam karena Allah taala."
 

Zikir dan Doa Setelah Salat Jumat

Setelah menunaikan salat Jumat, umat Islam dianjurkan untuk membaca zikir dan doa. Sebagaimana termaktub dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin, di antaranya adalah membaca Surah al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas masing-masing sebanyak tujuh kali, agar dosa-dosa yang telah lampau diampuni oleh Allah SWT.

Bacaan ini dibaca sebelum melipat kedua kaki, yakni saat masih berada dalam posisi tahiyat akhir sesudah salat Jumat selesai.

Selain itu, ada pula riwayat yang menambahkan bahwa sebelum bersila atau berbicara, dianjurkan membaca doa berikut sebanyak empat kali untuk mendoakan keluarga, anak, serta urusan agama dan dunia agar terhindar dari keburukan:



Allahumma Ya Ghaniyyu Ya Hamid, Ya Mubdi'u Ya Mu'id, Ya Rahim Ya Wadud, Aghniniy bihalalika an haramika, wa bi to'atika an ma'siyatika, wa bifadlika amman siwaka

Artinya: "Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Mengembalikan, Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha Penuh Cinta, kami memohon kepada-Mu, jadikanlah kami kaya dengan apa yang telah Kau halalkan dari yang Kau haramkan, dengan ketaatan kepada-Mu dari bermaksiat kepada-Mu, dan dengan karunia-Mu dari pihak selain diri-Mu."

(Riza Aslam Khaeron)