Sirkulasi Siklonik Picu Potensi Hujan Lebat di 3 Provinsi

Peta cuaca BMKG. (tangkapan layar)

Sirkulasi Siklonik Picu Potensi Hujan Lebat di 3 Provinsi

Lukman Diah Sari • 22 May 2026 06:15

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026. Kondisi ini dipengaruhi aktivitas sirkulasi siklonik dan terbentuknya daerah konvergensi serta konfluensi di berbagai wilayah perairan Indonesia.

"Sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Samudra Hindia barat Bengkulu, Selat Makassar, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan," ujar Prakirawan BMKG Alya dalam siaran infoBMKG, Jumat, 22 Mei 2026.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Aceh hingga barat Sumatra Barat, di Laut Flores, Perairan Maluku, Laut Halmahera hingga Laut Filipina, serta di sekitar pusat sirkulasi siklonik.

Selain itu, konvergensi juga terpantau terbentuk di Riau, Kalimantan Tengah, Laut Flores, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Halmahera. Sementara daerah konfluensi terbentuk di Laut Andaman, Laut Filipina, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi,” ujar Alya.

Ilustrasi. (Medcom.id) 

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprakirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Maluku.

Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi dan kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)