Bantuan logistik dari warga Malang untuk korban banjir Sumatera. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Bantuan Warga Malang Raya untuk Korban Bencana Sumatra Capai Rp2 Miliar
Daviq Umar Al Faruq • 8 December 2025 09:16
Malang: Antusiasme warga Malang Raya dalam memberikan dukungan bagi korban banjir bandang dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh terus mengalir deras. Posko bantuan yang dibuka Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sejak 2 Desember, kini dipenuhi berbagai kebutuhan logistik, dengan total estimasi nilai hampir Rp2 miliar.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan antusiasme masyarakat membuat bantuan datang setiap hari tanpa henti. Hingga Sabtu malam, 6 Desember, sebanyak 11 truk dan dua mobil pikap telah siap diberangkatkan menuju Lanud Abdulrachman Saleh sebelum diterbangkan ke wilayah terdampak banjir.
“Bantuan terkumpul hampir Rp2 miliar. Kami sudah menyiapkan 10 truk, lalu bertambah satu menjadi 11, ditambah 2 pikap. Dan ini belum semua yang didistribusikan. Kami prediksi totalnya bisa mencapai 20 truk bantuan,” ujar Wahyu, Minggu, 7 Desember 2025.

Bantuan logistik dari warga Malang untuk korban banjir Sumatera. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Karena minimnya ruang penyimpanan di Bandara Abdulrachman Saleh, pengiriman bantuan akan dilakukan dalam dua sesi. Pengiriman berikutnya akan dilakukan setelah pesawat pertama kembali dari Sumatera.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, mengatakan pengumpulan bantuan dilakukan selama sepekan, mulai 2 hingga 7 Desember. Sejak posko dibuka, seluruh area penyimpanan yang awalnya kosong kini terisi penuh.
“Syukur alhamdulillah sekarang sudah terkumpul. Kalau kita nilaikan, jumlahnya mencapai Rp1,9 miliar,” ujar Donny.

Bantuan logistik dari warga Malang untuk korban banjir Sumatera. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Bantuan yang diterima mencakup 12 ton beras, 4.000 dus mi instan, 775 pack minyak goreng, 1 ton gula pasir, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, serta kebutuhan pokok lain. Donny menambahkan, solidaritas tidak hanya datang dari warga Kota Malang, tetapi juga dari warga Kabupaten Malang dan Kota Batu yang bergerak secara spontan.
“Harapannya, bantuan dari Malang Raya ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.