Menlu Sugiono bersama Menlu Madagaskar Alice N Diaye di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026. (Metrotvnews.com)
Perkuat Hubungan Bilateral, RI-Madagaskar Sepakati Bebas Visa Paspor Diplomatik
Muhammad Reyhansyah • 3 June 2026 19:19
Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Madagaskar memperkuat hubungan bilateral melalui penandatanganan dua kesepakatan baru yang mencakup pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas serta pembentukan mekanisme kerja sama bilateral.
Penandatanganan dilakukan dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri Madagaskar Alice N'Diaye di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Menlu Sugiono mengatakan kedua negara berhasil mencapai tonggak penting dalam hubungan bilateral melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas serta pembentukan Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC)
“Kedua kesepakatan ini akan memberikan kerangka kelembagaan yang lebih kuat bagi kemitraan kita, memfasilitasi koordinasi yang lebih erat antara pejabat pemerintah kedua negara, dan menciptakan peluang kerja sama yang lebih besar di berbagai sektor,” kata Menlu Sugiono dalam pernyataan pers gabungan usai pertemuan tersebut.
Menurut Menlu Sugiono, Indonesia dan Madagaskar memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin lebih dari lima dekade dan didasarkan pada kedekatan sejarah serta hubungan sosial budaya yang kuat.
Ia menyebut Madagaskar sebagai salah satu mitra penting Indonesia di Afrika sekaligus mitra strategis dalam mendorong kerja sama negara-negara Global South.
“Kunjungan ini menegaskan kembali persahabatan yang kuat dan terus berkembang antara kedua negara serta komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memajukan kemitraan Global South yang lebih inklusif dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri juga membahas upaya peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan.
Menlu Sugiono mengungkapkan Menlu N'Diaye turut menyampaikan gagasan untuk mempermudah proses visa bagi kalangan pelaku usaha guna mendorong pertumbuhan kerja sama ekonomi dan kemitraan bisnis antara kedua negara.
Tonggak Baru Hubungan Bilateral
Selain itu, Indonesia menyambut baik ketertarikan Madagaskar untuk membuka misi diplomatik di Jakarta pada masa mendatang.Menlu Sugiono berpandangan, kehadiran kedutaan Madagaskar di Indonesia akan semakin memperkuat hubungan bilateral sekaligus mempermudah keterlibatan negara Afrika tersebut dengan ASEAN dan kawasan Asia-Pasifik.
“Kami menyambut hangat minat Madagaskar untuk membuka misi diplomatik di Jakarta di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Menlu N'Diaye mengatakan kunjungannya ke Indonesia memiliki makna khusus karena berlangsung setelah kedua negara memperingati 50 tahun hubungan diplomatik pada 2025.
“Lima puluh tahun persahabatan, saling menghormati, dan kerja sama konstruktif mencerminkan ikatan kuat yang menyatukan Madagaskar dan Indonesia,” ujar Menlu N'Diaye.
Ia menyambut baik penandatanganan kedua kesepakatan tersebut dan menyebut pembentukan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral sebagai langkah maju yang signifikan dalam hubungan kedua negara.
Menlu N'Diaye menilai, mekanisme baru tersebut akan menyediakan kerangka kelembagaan yang lebih terstruktur untuk memperkuat koordinasi antarinstansi pemerintah, meningkatkan pertukaran, serta mendorong kerja sama yang lebih dinamis di berbagai sektor strategis.
“Kami kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat dan merevitalisasi hubungan bilateral serta kemitraan kedua negara dalam semangat solidaritas, kerja sama Selatan-Selatan, dan saling menguntungkan,” tuturnya.
Baca juga: Keraton Surakarta Beri Gelar Pangeran Adipati Kepada Raja Madagaskar George Kamami