Zulhas Tegaskan Swasembada Pangan untuk Kehormatan Rakyat

pemerintah tidak hanya menyejahterakan petani melalui kebijakan swasembada pangan. Tetapi juga membereskan sejumlah aturan dan bantuan untuk para petani.

Zulhas Tegaskan Swasembada Pangan untuk Kehormatan Rakyat

Gabriella Thesa Widiari • 16 July 2026 11:19

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan swasembada pangan merupakan program untuk menyejahterakan rakyat. Sekaligus program untuk menjaga kehormatan bangsa. 

Hal itu disampaikan dalam sambutannya saat membuka acara Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama 10 Asosiasi Desa, di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026. 

"Swasembada itu kehormatan, kedaulatan. Kehormatan siapa? Kehormatan rakyat Indonesia, kehormatan petani-petani lebih kurang 150 juta. Itu buat kita," kata Zulkifli.
 


Dia mengatakan, apabila pemerintah mengikuti konsep pasar bebas, maka swasembada tidak pernah terjadi. Sebab akan terus ketergantungan dengan impor

Namun, menurut dia, hal itu bukan semangat dari Presiden Prabowo Subianto. Zulkifli mengatakan, Presiden telah berjanji untuk berpihak pada petani dan nelayan. Oleh karena itu, pemerintah sangat mendorong swasembada pangan.

"Kalau kita impor beras, yang kaya orang Thailand, orang Vietnam. Kalau kita tidak impor beras, artinya petani, saudara kita, keluarga kita, rakyat Indonesia itu yang menikmati kehormatan dan kemakmuran," kata Zulkifli.


Ilustrasi petani. Foto: MI/Amiruddin.

Lebih lanjut, dia mengatakan swasembada pangan tidak hanya untuk menyejahterakan petani. Tetapi juga membereskan sejumlah aturan dan bantuan untuk para petani.

"Karena kita bela petani, yang ruwet-ruwet kita selesaikan. Aturan pupuk kita bereskan, itu namanya berpihak," ujar Zulkifli.

(Gabriella Thesa Widiari)