Harga Minyak Mentah Brent Turun 0,4% Jadi USD63/Barel

Ilustrasi. Foto: Unsplash.

Harga Minyak Mentah Brent Turun 0,4% Jadi USD63/Barel

Husen Miftahudin • 13 January 2026 09:22

Houston: Harga minyak dunia turun pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah kekhawatiran yang terus berlanjut tentang kelebihan pasokan di pasar tahun ini.
 
Mengutip Yahoo Finance, Selasa, 13 Januari 2026, harga minyak mentah Brent berjangka turun 0,4 persen menjadi USD63,08 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka turun dengan margin yang sama menjadi USD58,86 per barel.
 
Goldman Sachs memperkirakan harga minyak akan lebih rendah tahun ini, karena pasokan di pasar meningkat. Secara lebih luas, FTSE 100 relatif tenang pada perdagangan awal Eropa, di angka 10.121 poin.
 

Baca juga: Harga Minyak Naik di Tengah Meningkatnya Gejolak di Iran


(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
 

Gelombang protes Iran memanas

 
Pelemahan harga minyak dunia disebabkan oleh kekhawatiran ekspor Iran dapat menurun karena anggota OPEC yang dikenai sanksi tersebut menindak demonstrasi anti-pemerintah. Selain itu, ekspektasi pasokan yang meningkat dari Venezuela, anggota OPEC, juga membuat harga minyak melempem.
 
Iran mengatakan pihaknya tetap membuka komunikasi dengan Washington saat Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan tanggapan terhadap penindakan mematikan terhadap protes nasional, di antara tantangan terberat terhadap pemerintahan ulama sejak Revolusi Islam 1979.
 
Pada Minggu, Trump mengatakan AS mungkin akan bertemu dengan pejabat Iran dan dia sedang berhubungan dengan oposisi Iran. Dia mengancam kemungkinan tindakan militer atas kekerasan mematikan terhadap para pengunjuk rasa.
 
Iran memiliki jumlah minyak yang beredar di laut dalam jumlah rekor, setara dengan sekitar 50 hari produksi, dengan Tiongkok membeli lebih sedikit karena sanksi dan Teheran berupaya melindungi pasokannya dari risiko serangan AS, menurut data dari Kpler dan Vortexa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)