Terungkap di Kick Andy: AAJI Salurkan Rp734 Juta, Bangun Sekolah Darurat untuk Korban Bencana Sumatra

Kepala Departemen Edukasi dan Literasi AAJI, Cicilia Nina (kiri), Bersama Andy F Noya (kanan), dalam sesi Kick Andy Goes to Campus di Universitas Binus Alam Sutera, Tangerang, Kamis, 26 Februari 2026. (Foto:Metrotvnews.com/Duta Erlangga)

Terungkap di Kick Andy: AAJI Salurkan Rp734 Juta, Bangun Sekolah Darurat untuk Korban Bencana Sumatra

Patrick Pinaria • 4 March 2026 09:17

Tangerang: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) hadir dalam Kick Andy Goes to Campus di Universitas Binus Alam Sutera pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam acara tersebut, AAJI memperkenalkan program Industry Social Responsibility (ISR).

Program tersebut menitikberatkan pada pemulihan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Fokus ini disampaikan langsung dalam sesi talkshow yang menghadirkan Kepala Departemen Edukasi dan Literasi AAJI Cicilia Nina.

"Kalau kita berbicara bahwa Kick Andy punya tagline kita muda kita peduli, maka AAJI sebagai asosiasi asuransi jiwa di Indonesia merasa terpanggil dan merasa peduli karena bencana itu bukan cuma bicara tentang perusahaan secara fisik, tetapi juga dampak dari bencana yang menghambat akses-akses baik pendidikan, kesehatan, rumah sakit, dan lain-lain. Itu yang membuat kita terpanggil," ujar Nina dalam sesi talkshow bersama host Kick Andy, Andy F Noya, pada Kamis, 27 Februari 2026.

Menurut Nina, pendekatan bantuan tidak berhenti pada tahap awal tanggap darurat. Ia menyoroti fenomena umum ketika bantuan datang berlimpah di awal, namun perlahan mulai berkurang pada fase pemulihan jangka menengah dan panjang.
 


AAJI bersama 15 perusahaan anggota, serta partisipasi aktif karyawan AAJI, berhasil menghimpun dana sebesar Rp734.850.000 yang kemudian disalurkan ke Agam (Sumatra Barat), Tapanuli Selatan (Sumatra Utara), dan Bener Meriah (Aceh). Bantuan diberikan dalam bentuk logistik pascabencana serta dukungan fasilitas yang menunjang keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Direktur Eksekutif AAJI Emira E. Oepangat merinci fokus bantuan tersebut. "Satu, sekolah darurat untuk anak-anak itu. Jadi kita mendirikan sekolah darurat. Kedua, makanan, itu yang kita sediakan. Yang ketiga, sarana kesehatan," tuturnya.

Selain itu, AAJI juga memberikan dukungan sanitasi dan air bersih yang dinilai sangat dibutuhkan di lokasi terdampak. Emira menekankan bahwa langkah ini diambil agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal setelah fase awal bencana terlewati.

Program ISR menjadi bagian dari komitmen industri asuransi jiwa untuk menghadirkan kebaikan berkelanjutan, tidak hanya respons sesaat, melainkan pemulihan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)