Ilustrasi. Foto: Freepik
Harga Minyak Jatuh, Dipicu Gangguan Pasokan di Laut Merah
Annisa ayu artanti • 27 December 2023 09:21
Jakarta: Harga minyak turun sedikit pada perdagangan Rabu, mundur dari kenaikan kuat di sesi sebelumnya. Hal ini karena gangguan pasokan di Laut Merah dan prospek penurunan suku bunga AS di awal 2024 memberikan dukungan untuk minyak mentah.
Melansir Investing.com, Rabu, 27 Desember 2023, turunnya harga minyak juga didorong oleh pemerintah AS yang menyelesaikan kontrak untuk membeli tiga juta barel minyak, yang bertujuan untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Bumi Strategis (SPR) setelah cadangan tersebut ditarik ke posisi terendah dalam hampir 40 tahun di awal tahun ini.
Gangguan pengiriman di Laut Merah, yang berasal dari serangan terhadap kapal-kapal oleh kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran, merupakan penentu harga minyak mentah dalam beberapa minggu terakhir, terutama karena konflik ini menandai potensi penundaan pengiriman melalui Terusan Suez.
Konflik ini menunjukkan sedikit tanda-tanda mereda, karena AS meluncurkan gugus tugas angkatan laut untuk menegakkan perdamaian di wilayah tersebut.
Baca juga: Ketegangan Timur Tengah dan Suku Bunga AS Buat Harga Minyak Fluktuatif
Perang Israel-Hamas
Perang Israel-Hamas -yang merupakan inti dari serangan Houthi baru-baru ini- juga terus berkecamuk. Israel akan terus terlibat dalam perang selama berbulan-bulan.Di luar gangguan geopolitik, harga minyak juga didukung oleh prospek penurunan suku bunga AS pada 2024, karena data terbaru menunjukkan penurunan inflasi AS yang berkelanjutan.
Suku bunga yang lebih rendah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan berpotensi meningkatkan permintaan minyak mentah, meskipun kapan Federal Reserve berencana untuk mulai memangkas suku bunga masih belum pasti.
Minyak Brent berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,3 persen menjadi USD80,82 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 0,3 persen menjadi USD75,42 per barel.