NEWSTICKER

Timnas Basket Putri Terpaksa Ubah Komposisi Pemain untuk Asian Games 2023

Timnas bola basket putri Indonesia. (Foto: indonesiabasketball.or.id)

Jelang Asian Games 2023

Timnas Basket Putri Terpaksa Ubah Komposisi Pemain untuk Asian Games 2023

Kautsar Halim • 4 September 2023 19:00

Jakarta: Timnas bola basket putri Indonesia harus melakukan perubahan komposisi pemain untuk mengarungi Asian Games 2023 yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok pada 23 September-8 Oktober mendatang. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan regulasi terkait pemain naturalisasi.

Pada Asian Games 2023 nanti, tidak semua pemain naturalisasi bisa main. Sebab, panitia pelaksana menetapkan bahwa pemain naturalisasi yang bisa dimainkan hanya satu. Kemudian, pemain tersebut harus memiliki paspor negara tujuan selama tiga tahun. 

Penanggung jawab timnas bola basket putri Indonesia, Christopher Tanuwidjaja, mengatakan bahwa regulasi ini menyandera Kimberley Pierre-Louis. Pasalnya, Kim belum genap tiga tahun menjadi warga negara Indonesia (WNI).

"Fokus kami saat ini adalah peraturan naturalisasi yang diperbolehkan oleh panitia pelaksana adalah 1 orang dan sudah memiliki paspor selama 3 tahun. Sedangkan Kimberley baru mendapatkan paspor di Desember 2020, yang mana pada saat event dimulai nanti masih hampir 3 Tahun," jelas Christopher.

Koh Itop--sapaaan Christopher melanjutkan, regulasi tersebut membuat timnas putri harus melakukan perubahan nama. Dan, Kimberley yang sudah didaftarkan akan diganti dengan Peyton Whitted.

Koh Itop juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kondisi terkini Adelaide Callista Wongsohardjo yang sempat membantu timnas putri meraih emas SEA Games 2023 Kamboja. Sebab, dia masih menjalani penyembuhan cedera patah telapak tangan.

"Kami masih berharap agar Adelaide segera sembuh dari cedera patah telapak tangan dan kembali ke dalam tim," ungkap Koh Itop.

Di Asian Games 2023, timnas basket putri tergabung dalam Grup C bersama India, Tiongkok dan Mongolia.

Timnas Putri tergabung di Grup C. Di sana akan bersaing dengan India, China, dan Mongolia. India akan menjadi lawan pertama Indonesia pada 27 September, dilanjutkan dengan menghadapi Tiongkok (29 September) dan Mongolia (1 Oktober).

"Kami wajib menang melawan Mongolia. Kemudian untuk India, kami belum pernah bertemu, tapi kita akan tetap memberikan semua yang terbaik melawan mereka," Kata Koh Itoh terkait kekuatan lawan fase grup Asian Games 2023.

"Untuk melawan Tiongkok, kami harus realistis. Level mereka agak jauh di atas kita. Jadi effort and focus kami saat ini harus lebih ke India dan Mongolia," tukasnya.

Timnas basket putri tidak berlibur seusai mencetak sejarah menjadi tim promosi Divisi A Piala Asia beberapa waktu lalu. Hingga kini, mereka tetap berlatih mempersiapkan diri di Surabaya untuk mengarungi Asian Games 2023.

"Timnas Putri gak ada libur. Kami terus berlatih dan melakukan uji coba melawan tim-tim lokal putra," tutup Koh Itoh.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Metrotvnews.com

(Kautsar)