Kebakaran terjadi di TPA Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kota Semarang semakin besar pada Rabu malam, 30 September 2026. (MI/Akhmad Safuan)
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Sulit Dipadamkan, Ada Gas Metana
Akhmad Safuan • 30 September 2026 23:29
Semarang: Kebakaran terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Ratusan petugas dikerahkan dengan setidaknya tujuh unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kobaran api masih terlihat membakar kawasan TPA Jatibarang di Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Api terus bergerak dari zona 1 hingga zona 3 membuat puluhan petugas terlihat kewalahan, terutama menjangkau ke titik api cukup jauh.
"Tadi mulai terlihat api sekitar pukul 18.00 WIB, bahkan semakin malam kian besar hingga mobil damkar terus berdatangan untuk melakukan pemadaman," kata Jamasri (56), warga sekitar tidak jauh dari lokasi kejadian, Rabu malam, 30 September 2026.
Warga lainnya, Ayong (50), mengatakan kobaran api dan kepulan asap hitam terlihat jelas dari jarak cukup jauh. Suara sirene mobil pemadam kebakaran juga terus terdengar saat petugas keluar-masuk menuju TPA Jatibarang.
"Kebakaran ini lebih besar dari pekan sebelumnya," tambahnya.
Kepala Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tujuh mobil damkar dan 50 personel setelah menerima laporan dari warga dan pengelola TPA Jatibarang. Selain itu, satu unit mobil water cannon turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
"Sekarang ini petugas masih melakukan pemadaman, ada sejumlah kendala karena area terbakar cukup luas dan petugas belum dapat menjangkau bagian dalam," ujar Tantri.
Selain itu, petugas belum berani masuk lebih dalam karena angin kencang membuat api cepat merambat. Kandungan gas metana di dalam tumpukan sampah juga membuat kobaran api semakin besar.
"Kami sedang berupaya melokalisir api agar tidak meluas," ucapnya.

Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang, Rabu malam, 30 September 2026. ANTARA/I.C. Senjaya
Hingga kini, luas lahan yang terbakar dan penyebab kebakaran belum diketahui. Namun, kebakaran kali ini diperkirakan lebih besar dari sebelumnya sehingga proses pemadaman cukup sulit dan tidak menutup kemungkinan membutuhkan bantuan armada serta personel damkar dari daerah sekitar.
Untuk menghindari korban, pihak yang tidak berkepentingan dilarang mendekati lokasi kebakaran TPA Jatibarang. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan proses pemadaman dan mencegah api merembet ke kawasan lain.