Kerusakan pada rumah warga akibat gempabumi M6.1 yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)
BNPB: 95 Rumah Rusak Imbas Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya
Lukman Diah Sari • 5 October 2026 18:58
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan puluhan bangunan terdampak gempa bumi magnitudo (M) 6,1 di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Guncangan gempa bumi terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengungkapkan berdasarkan data pada Senin, 5 Oktober, pukul 00.15 WIB, total rumah rusak mencapai 95 unit. Rinciannya 1 unit rusak berat, 12 unit rusak sedang, dan 82 unit rusak ringan.
"Seluruh rumah rusak tersebut teridentifikasi di Kabupaten Sumba Barat Daya," kata Berton dalam keterangan resmi, Senin, 5 Oktober 2026.

Kerusakan pada rumah warga akibat gempabumi M6.1 yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)
Berton melanjutkan kerusakan juga tercatat pada sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Sumba Barat Daya. Fasilitas yang mengalami rusak ringan meliputi tempat ibadah sebanyak 5 unit, fasilitas pendidikan 3 unit, fasilitas kesehatan 6 unit, dan rumah dinas 3 unit.
"Sementara itu, satu fasilitas pendidikan mengalami rusak sedang. Di Kabupaten Sumba Barat, terdapat 3 rumah dinas dan 2 bangunan koperasi yang mengalami rusak ringan," jelas dia.
Berton menyampaikan bahwa data dampak tersebut masih terus dimutakhirkan oleh BPBD di kedua kabupaten. Kondisi di wilayah terdampak secara umum terpantau. Merespons kondisi darurat, pemerintah daerah Sumba Barat Daya telah mengaktifkan pos komando.