Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid dalam diskusi bertajuk Darurat Perundungan di Sekolah di Gedung MPR/DPR. Foto: Istimewa.
Menkomdigi Respons Jalur Kabel Bawah Laut Singapura Lintasi Indonesia
Siti Yona Hukmana • 28 October 2026 10:49
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid angkat bicara soal polemik akses internet, terkait keberadaan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) di Singapura yang masuk perairan Indonesia. Meutya meminta masyarakat Indonesia tidak geram.
"Sistem Komunikasi Kabel Laut yang mendarat di Singapura tidak sampai dengan tiba-tiba. Sebagian besar jalurnya melalui perairan Indonesia. Jika terpotong atau dipotong, 80% kapasitas konektivitas Singapura juga terancam lumpuh," kata Meutya dalam keterangan di Instagram, dikutip Rabu, 28 Oktober 2026.
"Tanpa angka ini, investor perusahaan teknologi global berpotensi angkat kaki dari Singapura," ungkap Meutya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Foto: ANTARA/HO-Kemenkomdigi/aa.
Meutya mengajak masyarakat untuk tidak berpikiran kerdil dan menekankan pentingnya menjaga infrastruktur digital secara kolaboratif demi stabilitas konektivitas global.
"Kita tidak boleh berpikir kerdil. Infrastruktur digital adalah sektor yang perlu dijaga bersama, tidak hanya untuk kepentingan kedua negara tapi juga untuk konektivitas global," ujar Meutya.