BNPB Siagakan 1 Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Kalsel

Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). ANTARA/Firman)

BNPB Siagakan 1 Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Kalsel

Achmad Zulfikar Fazli • 10 September 2026 22:23

Banjarbaru: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan satu pesawat PK-SNK untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pesawat tersebut akan digunakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sudah dua kali dilakukan OMC, hasilnya dilaporkan turun hujan di beberapa wilayah," kata Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto di Banjarbaru, diansir dari Antara, Kamis, 10 September 2026.

Dia mengungkapkan dari hasil laporan terkini BMKG, bibit-bibit pertumbuhan awan hujan cukup banyak dalam sepekan ke depan mulai 10-16 September 2026. Pihaknya bersiap melaksanakan OMC kembali melalui hasil monitoring setiap hari berdasarkan kondisi meteorologi dan perkembangan awan di wilayah sasaran.

Dalam satu kali penerbangan, pesawat menyemai satu ton Natrium Klorida (NaCl) atau garam ke awan untuk memancing turunnya hujan.

BNPB dibantu Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor Banjarmasin untuk kebutuhan operasi dengan memastikan personel, fasilitas, dan dukungan dari pangkalan berada dalam kondisi siap.

"Tentunya tetap mengutamakan keselamatan penerbangan sehingga setiap misi harus dilaksanakan dengan cepat, tepat dan terkoordinasi," kata Suharyanto.

Ilustrasi operasi modifikasi cuaca. Foto: BNPB
 


Suharyanto mengatakan OMC menjadi salah satu upaya mengendalikan karhutla sembari menunggu hujan alam turun. BMKG memprediksi Indonesia memasuki musim hujan sepenuhnya pada akhir Oktober 2026.

"Api di permukaan saat ini memang turun signifikan, namun asap yang keluar dari dalam tanah masih banyak, sehingga hanya guyuran hujan bisa meredam sepenuhnya," kata Suharyanto.

(Achmad Zulfikar Fazli)