Profil Grup D Piala Dunia 2026: Kekuatan Berimbang Saling Bertemu

Piala Dunia. Foto: Dok FIFA.

Profil Grup D Piala Dunia 2026: Kekuatan Berimbang Saling Bertemu

Arga Sumantri • 4 June 2026 14:47

Jakarta: Grup D Piala Dunia 2026 mempertemukan tuan rumah Amerika Serikat (AS) dengan Paraguay, Australia, dan Turki. Catatan di atas kertas, keempat negara itu memiliki kekuatan berimbang.

Melansir Antara, grup D menghadirkan persaingan menarik karena mempertemukan wakil dari empat konfederasi berbeda, yakni CONCACAF (Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Kepulauan Karibia), CONMEBOL (Amerika Selatan), AFC (Asia-Oseania), dan UEFA (Eropa).

Keempat negara datang dengan menghadirkan kombinasi pengalaman, generasi baru, serta ambisi melangkah jauh di turnamen terbesar sepak bola dunia. Dalam edisi kali ini yang dilaksanakan di AS, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni sampai dengan 20 Juli, keempat tim akan saling gempur untuk mencetak sejarah.

Sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, AS menjadi unggulan grup. Sementara Paraguay kembali ke putaran final setelah absen sejak terakhir kali tampil dalam edisi 2010 di Afrika Selatan.

Sedangkan Australia melanjutkan konsistensinya sebagai peserta reguler dan Turki kembali tampil setelah 24 tahun berjuang alias seusai edisi 2002 di Korea Selatan-Jepang.

Beban tuan rumah

Amerika Serikat memperoleh tiket otomatis sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko, alias tidak perlu menjalani Kualifikasi CONCACAF.

Status tuan rumah membuat tim berjuluk The Yanks itu terbebani untuk tampil maksimal di depan publik sendiri. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-12 AS di putaran final. Prestasi terbaik mereka adalah finis peringkat ketiga pada edisi perdana tahun 1930.

Dalam era modern, pencapaian terbaik mereka adalah perempat final edisi 2002, di Korea Selatan dan Jepang. Timnas yang kini dilatih oleh Mauricio Pochettino itu juga memiliki rekam jejak kuat di CONCACAF, dengan sejumlah gelar Piala Emas konfederasi tersebut.

Generasi saat ini dipimpin pemain-pemain yang berkarier di Eropa seperti Christian Pulisic (AC Milan), Weston McKennie (Juventus), Tyler Adams (AFC Bournemouth), Antonee Robinson (Fulham), dan Folarin Balogun (AS Monaco).

Lewat perpaduan pemain berpengalaman di Eropa dan yang merumput di Major League Soccer (MLS) alias kasta tertinggi liga sepak bola AS, timnas tersebut memasang target minimal menembus fase gugur turnamen.

Skuad Amerika Serikat

  • Pelatih: Mauricio Pochettino.
  • Kiper: Matt Turner, Matt Freese, Chris Brady.
  • Bek: Sergino Dest, Chris Richards, Antonee Robinson, Auston Trusty, Miles Robinson, Tim Ream, Alex Freeman, Max Arfsten, Mark McKenzie, Joe Scally.
  • Gelandang: Tyler Adams, Giovanni Reyna, Weston McKennie, Sebastian Berhalter, Cristian Roldan, Malik Tillman.
  • Pemain depan: Ricardo Pepi, Christian Pulisic, Brenden Aaronson, Haji Wright, Folarin Balogun, Timothy Weah, Alex Zendejas.

16 tahun penantian Paraguay

Paraguay memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui Kualifikasi Zona CONMEBOL. Tim asuhan Gustavo Alfaro itu mengamankan posisi yang cukup untuk lolos langsung dari proses kualifikasi ketat yang mempertemukan seluruh negara Amerika Selatan.

Edisi 2026 merupakan penampilan kesembilan Paraguay di Piala Dunia dan yang pertama sejak 2010 di Afrika Selatan atau 16 tahun lalu. Pada edisi 2010, Paraguay membukukan sejarah dengan mencapai perempat final, yang hingga kini menjadi pencapaian terbaik mereka di ajang tersebut.

Di level kontinental, Paraguay pernah dua kali menjuarai Copa America. Tim saat ini mengandalkan perpaduan pemain berpengalaman dan generasi baru yang tampil di kompetisi Amerika Selatan maupun Eropa.

Pemain penting yang menjadi sorotan antara lain Miguel Almiron (Atlanta United FC), Julio Enciso (RC Strasbourg Alsace), dan Gustavo Gomez (Palmeiras). Mereka menjadi tulang punggung tim dalam perjalanan menuju putaran final. Perpaduan pengalaman di MLS, Ligue 1 (Prancis), dan Liga Brasil,  menjadi nyawa permainan tim tersebut.

Skuad Paraguay

  • Pelatih: Gustavo Alfaro.
  • Kiper: Gatito Fernandez, Orlando Gill, Gaston Olveira.
  • Bek: Gustavo Velazquez, Omar Alderete, Juan Jose Caceres, Fabian Balbuena, Junior Alonso, Jose Canale, Gustavo Gomez, Alexandro Maidana,
  • Gelandang: Ramon Sosa, Diego Gomez, Miguel Almiron, Mauricio, Andres Cubas, Damian Bobadilla, Braian Ojeda, Matias Galarza, Gustavo Caballero.
  • Pemain depan: Antonio Sanabria, Alejandro Romero Gamarra, Alex Arce, Julio Enciso, Gabriel Avalos, Isidro Pitta.

Australia, langganan Piala Dunia sejak 2006

Australia lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai runner-up grup C pada putaran ketiga Kualifikasi AFC. Keberhasilan itu memperpanjang tradisi Socceroos yang selalu tampil pada putaran final sejak 2006.

Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh Australia di putaran final. Prestasi terbaik mereka adalah mencapai babak 16 besar pada 2006 dan kembali mengulang capaian tersebut pada 2022 di Qatar.

Debut mereka terjadi pada 1974. Setelah itu hingga 2002, negara tersebut absen di pentas sepak bola terbesar dunia. Australia pernah menjuarai Piala Asia AFC 2015. Dalam beberapa tahun terakhir, timnas yang dilatih Tony Popovic itu dikenal memiliki organisasi permainan disiplin, serta kemampuan bersaing melawan tim-tim unggulan dunia.

Pemain penting Australia, di antaranya Mathew Ryan (Levante UD), Harry Souttar (Leicester City), dan Jackson Irvine (FC St. Pauli). Ketiganya memiliki pengalaman bagus dalam iklim liga-liga di Eropa yang dikenal ketat.

Lewat pengalaman enam kali beruntun tampil di Piala Dunia, Socceroos optimistis mampu melangkah jauh di ajang empat tahunan paling prestisius tersebut.

Skuad Australia

  • Pelatih: Tony Popovic.
  • Kiper: Mathew Ryan Paul Izzo, Patrick Beach.
  • Bek: Milos Degenek, Alessandro Circati, Jacob Italiano, Jordan Bos, Jason Geria, Kai Trewin, Aziz Behich, Harry Souttar, Cameron Burgess, Lucas Herrington.
  • Gelandang: Connor Metcalfe, Aiden O'Neill, Cameron Devlin, Jackson Irvine, Paul Okon-Engstler.
  • Pemain depan: Mathew Leckie, Mohamed Toure, Ajdin Hrustic, Awer Mabil, Nestory Irankunda, Christian Volpato, Nishan Velupillay, Tete Yengi.

Ilustrasi. Foto: Dok FIFA.

Turki, ingin ulang edisi 2002

Turki memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur playoff UEFA. Negara tersebut kembali tampil di putaran final setelah terakhir kali bermain pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketiga Turki di putaran final. Mereka pernah tampil di edisi 1954 dan 2002.

Catatan terbaik mereka adalah finis di posisi ketiga pada 2002, alias sebuah pencapaian yang masih dikenang sebagai era keemasan sepak bola Turki. Namun, setelah itu mereka selalu gagal menembus putaran final. Timnas itu dilatih Vincenzo Montella, yang merupakan striker tajam AS Roma pada 2000-an.

Tangan dingin Montella berhasil mengasah ketajaman lini serang Turki. Terbukti mereka berada di peringkat kedua atau di bawah Spanyol pada Grup E Kualifikasi UEFA. Negara itu berhasil menuntaskan playoff lewat kemenangan kontra Rumania dan Kosovo.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki menunjukkan perkembangan signifikan dengan banyak pemain muda yang tampil di liga-liga elite Eropa. Mereka juga menjadi salah satu tim yang diperhitungkan pada Euro.

Bintang utama timnas itu adalah Arda Guler (Real Madrid), Hakan Calhanoglu (Inter Milan), Kenan Yildiz (Juventus), Merih Demiral (Al Ahli), dan Can Uzun (Eintracht Frankfurt). Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Turki diprediksi menjadi pesaing serius untuk lolos ke fase gugur, bahkan menjadi juara grup.

Skuad Turki

  • Pelatih: Vincenzo Montella.
  • Kiper: Mert Gunok, Altay Bayindir, Ugurcan Cakir.
  • Bek: Zeki Celik, Merih Demiral, Caglar Soyuncu, Eren Elmali, Abdulkerim Bardakci, Ozan Kabak, Mert Muldur, Ferdi Kadioglu, Samet Akaydin.
  • Gelandang: Salih Ozcan, Orkun Kokcu, Hakan Calhanoglu, Ismail Yuksek, Kaan Ayhan.
  • Pemain depan: Kerem Akturkoglu, Arda Guler, Deniz Gul, Kenan Yildiz, Irfan Can Kahveci, Yunus Akgun, Baris Alper Yilmaz, Oguz Aydin, Can Uzun.

Jadwal pertandingan grup D

  • Sabtu, 13 Juni, 08.00 WIB, Amerika Serikat vs Paraguay.
  • Minggu, 14 Juni, 11.00 WIB, Australia vs Turki.
  • Sabtu, 20 Juni, 02.00 WIB, Amerika Serikat vs Australia dan 10.00 WIB, Turki vs Paraguay.
  • Jumat, 26 Juni, 09.00 WIB, Turki vs Amerika Serikat dan Paraguay vs Australia.

(Arga Sumantri)