Melalui program Road to Maybank Marathon 2026, PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghadirkan program latihan terintegrasi untuk membantu pelari dari berbagai level mempersiapkan diri menuju Maybank Marathon 2026 (Foto:Metrotvnews.com/Rosa Anggreati)
Road to Maybank Marathon 2026: Latihan Terintegrasi di 6 Kota, Fokus Performa dan Keselamatan
Rosa Anggreati • 30 April 2026 20:00
Jakarta: Maybank Marathon 2026 kembali digelar sebagai ajang lari internasional bergengsi di Indonesia. Tidak hanya soal kecepatan, Maybank Marathon menekankan pentingnya latihan yang tepat, strategi nutrisi, serta keselamatan pelari hingga garis finish.
Melalui program Road to Maybank Marathon 2026 (RTMM 2026), PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghadirkan program latihan terintegrasi untuk membantu pelari dari berbagai level mempersiapkan diri menuju Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa yang akan berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali.
Mengusung konsep “Train Smart, Race Safe, Finish Strong,” program ini berfokus pada edukasi pelari, peningkatan performa melalui nutrisi yang tepat, serta memastikan pengalaman lomba yang aman dan optimal.
RTMM 2026 digelar mulai pada 3 Mei hingga 16 Agustus 2026 di enam kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Makassar. Program ini menghadirkan berbagai sesi latihan seperti coaching clinic, long run, strength training, hill training, hingga heat adaptation yang dirancang untuk meningkatkan performa sekaligus meminimalkan risiko cedera.
Project Director Maybank Marathon Bambang Irawan menjelaskan Maybank Marathon telah berstandar internasional dengan predikat Elite Label Road Race dari World Athletics. Ajang ini tidak hanya mengejar performa terbaik, tetapi juga mengutamakan keselamatan pelari.
"Tidak semua yang ikut marathon siap berlari, oleh karena itu kami menghadirkan Road to Maybank Marathon 2026 untuk memandu pelari. Maybank Marathon bukan hanya ajang berlari, tapi juga gaya hidup sehat. Let's train smart, race safe, finish strong," ucap Bambang Irawan pada konferensi pers di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Baca Juga :
Maybank Marathon Menuju Netral Karbon 2030
Lebih lanjut Bambang Irawan menyebutkan kondisi lintasan di Bali yang memiliki elevasi dan tingkat kelembapan tinggi menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, persiapan matang melalui program latihan yang terstruktur menjadi kunci sukses dalam menyelesaikan lomba.
"Di Bali cuaca cukup panas dan kelembaban cukup tinggi. Pagi bisa hujan, siang panas. Elevasi tinggi, rute turun naik. Jalan di Gianyar juga tidak terlalu lebar, pelari yang biasa lari di kota perlu membiasakan diri," ujarnya.
RTMM 2026 menjadi bagian dari komitmen Maybank Indonesia dalam mendukung pelari agar memiliki persiapan yang lebih terarah dan komprehensif. Bambang Irawan juga menyoroti masih banyak pelari yang berlatih tanpa panduan yang tepat dan baru mempersiapkan diri secara serius mendekati hari lomba.
"Program latihan yang komprehensif ini diadakan dengan dgn Adidas Runner Jakarta, dilakukan di enam kota. Kita ingin calon pelari siap ikut race, mempersiapkan fisik dan mental," kata Bambang.
Latihan Cerdas Jelang Race
Dari sisi pelatihan, Coach Aditya Madya Pamungkas (Dodit) dari Adidas Runners Jakarta menekankan pentingnya latihan cerdas untuk meningkatkan performa tanpa mengorbankan kondisi tubuh.
Ia mengingatkan bahwa overtraining tanpa recovery justru dapat meningkatkan risiko cedera. Banyak pelari masih beranggapan bahwa semakin tinggi mileage akan semakin baik, padahal hal tersebut tidak selalu benar.
Dodit juga menegaskan bahwa setiap training plan bersifat personal. Pelari perlu memperhatikan recovery, mobility, serta rest day sebagai bagian penting dari program latihan. Selain itu, latihan seperti hill training, heat adaptation, dan strength training menjadi krusial untuk menghadapi kondisi lintasan di Bali.

(Foto:Metrotvnews.com/Rosa Anggreati)
"Mulai berlatih membiasakan jam latihan di cuaca panas untuk adaptasi panas di Bali, pastikan tubuh terhidrasi dan lakukan carbo loading. Saat latihan diukur dan dipersiapkan. Berlatih elevasi atau latihan strength yang cukup karena kita butuh otot yg kuat. Sebaiknya mengombinasikan keduanya. Dan lakukan latihan yang dipersonalisasi dengan kemampuan diri sendiri," kata Dodit.
Pentingnya Persiapan Fisik
Sementara itu, Coach Matias Ibo menyoroti pentingnya manajemen energi dan strategi nutrisi dalam menghadapi Maybank Marathon 2026. Ia menyebut bahwa performa pelari tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga oleh kesiapan tubuh sebelum, saat, dan setelah lomba.
Menurutnya, asupan seperti gel energi, elektrolit, dan strategi carb-loading berperan besar dalam menjaga daya tahan. Ia juga mengingatkan bahwa semua pelari akan mengalami fase hitting the wall, namun pelari yang mampu finish strong adalah mereka yang memahami kapan harus mendorong diri dan kapan harus mengatur ritme.
"Sebagai pelari kita harus finish strong. Perlu strategi berlari untuk bisa finish strong. Mulai latihan hingga 16 minggu ke depan, termasuk berlatih 'train to fail.' Semua harus diatur dari sekarang hingga saat race," kata Matias Ibo.
Dukung Gaya Hidup Sehat
Peserta Maybank Marathon 2026 mencapai 14.100 pelari. Ajang ini menjadi lomba lari pertama di Indonesia yang meraih predikat Elite Label Road Race dari federasi atletik internasional World Athletics, sekaligus menegaskan posisinya sebagai agenda sport tourism berskala global. Maybank Marathon juga masuk dalam kalender lomba lari dunia.
Melalui RTMM 2026, Maybank Indonesia mendorong pelari untuk membangun pola latihan yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya ditujukan untuk mencapai garis finis di Maybank Marathon 2026, tetapi juga untuk membentuk gaya hidup sehat dalam jangka panjang.
Sebagai salah satu ajang marathon internasional, Maybank Marathon telah diselenggarakan sejak 2012 dan memiliki sertifikasi resmi dari Association of International Marathons and Distance Races (AIMS) serta Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI).
Maybank Marathon mempertandingkan tiga kategori utama, yaitu marathon 42,195 km, half marathon 21,0975 km, dan 10K. Event ini juga menjadi bagian dari kualifikasi World Marathon Majors Wanda Age Group World Rankings serta masuk dalam direktori resmi Boston Marathon.