Ilustrasi rumah sakit. Dok. Medcom.id
Inovasi Layanan Jadi Kunci Transformasi Rumah Sakit
Achmad Zulfikar Fazli • 4 May 2026 20:38
Jakarta: Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading, terus berinovasi dalam memberikan layanan kepada pasien. Sebab, inovasi menjadi kunci bertransformasi menjadi rumah sakit yang berbasis modern.
“Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura, Kelapa Gading, telah bertumbuh dari Rumah Sakit pelayanan dasar menjadi institusi kesehatan yang terus bertransformasi menuju Rumah Sakit Modern berbasis mutu keselamatan pasien dan inovasi layanan,” kata Direktur Utama (Dirut) RS Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading, dr. Fifi Maghfirah, Jakarta, Senin 4 Mei 2026.
Hal itu disampaikan Fifi dalam acara Tasyakur Milad ke-34 RS Islam Jakarta Sukapura di Auditorium K.H. Ahmad Dahlan, Jakarta. Dia memastikan pihaknya akan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, memperkuat tata kelola, dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami juga terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, memperkuat atas kelola, serta memastikan setiap inovasi yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” beber dia.
Stem Cell hingga Uronefrologi
Dalam momentum Milad ke 34, RS Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading, meluncurkan layanan Sistem Cell dan Secretome, sebagai bagian dari transformasi menuju pelayanan kesehatan berbasis teknologi dan evidence based medicine. Launching layanan ini bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia.
“Selain pengembangan layanan berbasis teknologi, Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura juga berproses memperkuat layanan unggulan atau Center of Excellence yang menjadi fokus strategis layanan rumah sakit di tahun 2026 ini,” tutur dia.
Fifi menambahkan pihaknya juga mengembangkan traumatologi dan neurosurgery. Pihaknya mengembangkan layanan penanganan trauma secara komprehensif, termasuk kasus cedera kepala serta sistem saraf, dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas yang terus ditingkatkan.
“Dilengkapi pula dengan layanan Code Stroke,” beber dia.
Dia menekankan langkah ini merupakan sistem respons cepat untuk penanganan stroke akut yang sangat menentukan hasil kesembuhan dari pasien. RS Islam Sukapura Kelapa Gading menerapkan prinsip time is brain dalam memberikan pelayanannya tersebut.
“Sehingga kecepatan diagnosis dan intervensi menjadi kunci utama dalam menurunkan angka kecacatan dan kematian pasien,” tutur dia.
Baca Juga:
21 RSUD 'Naik Kelas' Siap Diresmikan, Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar |

Acara Tasyakur Milad ke-34 RS Islam Jakarta Sukapura di Auditorium K.H. Ahmad Dahlan, Jakarta. Dok. Istimewa
Selain itu, kata dia, pihaknya mengembangkan layanan uronefrologi di 2026. Layanan ini untuk mendiagnosis, mengobati, serta merawat penyakit pada ginjal dan saluran kemih, seperti batu ginjal, gagal ginjal, infeksi, dan tumor.
“Kami tidak hanya mengembangkan layanan klinis, tetapi juga membuka guesthouse sebagai pusat pelatihan hemodialisis nasional sebagai bagian dari kontribusi Rumah Sakit Islam Jakarta dalam pengembangan SDM kesehatan dan pendidikan berkelanjutan,” tegas dia.
Dia menambahkan RS Islam Sukapura Kelapa Gading juga menghadirkan layanan untuk bidang pencernaan dan hepatobilier. Kemudian, layanan gastroskopi dan kolonoskopi untuk deteksi dini tata laksana penyakit saluran cerna.
“Dan melakukan penguatan di bidang pulmonologi atau paru, melalui layanan bronkoskopi untuk diagnosis dan terapi penyakit paru secara lebih akurat dan minimal invasif,” ungkap dia.
Dia mengungkapkan seluruh pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar agar Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading bertransformasi menjadi RS modern yang unggul, terpercaya, dan berdaya saing tinggi. Dia meyakini pelayanan kesehatan ke depan harus terintegrasi dengan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami menegaskan implementasi layanan ini di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura kelapa gading akan tetap mengedepankan prinsip patient safety atau keselamatan pasien mengutamakan regulasi nasional dan etika kedokteran, serta dilakukan secara selektif sesuai indikasi medis yang jelas,” ujar dia.
Sementara itu, BPH RSIJ Group, Ustaz Muhammad Ziyad, bersyukur RS Islam Sukapura Kelapa Gading telah menginjak usia ke 34. Menurut dia, hal tersebut sebagai pencapaian di tengah berbagai macam kompetisi yang luar biasa.
“Terima kasih kepada para para dokter, tenaga kesehatan, para karyawan dan keluarga besar di Rumah Sakit Islam Sukapura Kelapa Gading,” tegas dia.
Dia juga mengapresiasi capaian RS Islam Sukapura Kelapa Gading dengan me-launching layanan Sistem Cell dan Secrtome. Dia berharap rumah sakit tersebut dapat terus melakukan inovasi demi kemajuan rumah sakit.