Wapres ke-6 RI, Jenderal (Purn) Try Sutrisno. Foto: Media Indonesia/Susanto.
Dedikasi Tinggi, Try Sutrisno Kantongi 19 Tanda Kehormatan Negara
Fachri Audhia Hafiez • 2 March 2026 17:55
Jakarta: Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meraih 19 tanda kehormatan atas dedikasi serta pengabdian kepada bangsa dan negara sepanjang hidupnya. Dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden, almarhum adalah sosok prajurit sekaligus negarawan yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri bagi Indonesia.
Selain itu, Try Sutrisno dikenal sebagai figur pemimpin yang teguh memegang prinsip kedisiplinan, kesederhanaan, serta loyalitas tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karier Try Sutrisno ditempa melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pendidikan militernya, di antaranya ditempuh melalui Sekolah Staf dan Komando Gabungan (Seskogab) pada tahun 1977, yang memperkuat kapasitasnya sebagai perwira strategis dalam menjaga stabilitas nasional di masa-masa penting pembangunan bangsa.
Dedikasi dan profesionalismenya mengantarkan Try Sutrisno dipercaya menduduki berbagai jabatan penting termasuk sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dari 1988 hingga 1993.
Dilansir Antara, sepanjang perjalanan hidupnya, negara memberikan berbagai tanda kehormatan atas jasa dan pengabdiannya, yakni:
1. Bintang Republik Indonesia Adipradana
2. Bintang Mahaputra Adipurna
3. Bintang Mahaputra Adipradana
4. Bintang Yudha Dharma Utama
5. Bintang Swa Bhuwana Utama
6. Bintang Bhayangkara Utama
7. Bintang Kartika Eka Pakci Utama
8. Bintang Jalasena Utama
9. Bintang Swa Bhuwana Utama
10. Bintang Penghargaan Legiun Veteran RI
11. Bintang Order Of Yugoslav Flag With Golden Star (Yugoslavia)
12. Bintang Das Grosse Verdienstkreuz Mit Stern (Jerman)
13. Bintang Commandeur Da La Legion D'Honneur (Perancis)
14. Bintang Eretekan Voor Verdienste (Belanda)
15. Bintang Legion Of Merit (USA)
16. Bintang Tong IL (Korea)
17. Satyalancana Seroja
18. Satyalancana Penegak
19. Satyalancana Kesetiaan 8,16 Dan 24 Tahun
Pengabdian panjangnya menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdian yang ditunjukkan almarhum akan selalu dikenang sebagai inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia.