Kapal Tongkang Batubara melintas di bawah jembatan Mahkota 2 Samarinda. Dokumentasi/Wikipedia
Dari Samarinda Hingga Palangka Raya, Ini Kota Terbesar di Kalimantan
Silvana Febiari • 10 February 2026 16:21
Jakarta: Kalimantan, atau yang dikenal juga dengan nama Borneo di dunia internasional, merupakan pulau terbesar ketiga di dunia. Terletak di sebelah utara Pulau Jawa dan barat Pulau Sulawesi, Kalimantan dikenal dengan julukan "Pulau Seribu Sungai" berkat banyaknya sungai yang mengalir di seluruh wilayahnya.
Di balik hutan tropis yang lebat dan sungai-sungai yang megah, Kalimantan juga menjadi rumah bagi sejumlah kota besar dengan karakteristik unik. Berikut adalah lima kota terbesar di Kalimantan yang patut diketahui.
Samarinda, Kalimantan Timur
Melansir dari Wikipedia, Samarinda adalah kota sekaligus ibu kota dari Provinsi Kalimantan Timur. Dengan jumlah penduduk sekitar 881.225 jiwa pada tahun 2024, Samarinda juga dikenal sebagai kota dengan jumlah penduduk terbesar di Pulau Kalimantan.Kota ini dibelah oleh Sungai Mahakam, menjadikannya sebagai gerbang utama menuju pedalaman Kalimantan Timur melalui jalur sungai, darat, dan udara. Samarinda juga terkenal dengan perkembangan yang pesat, termasuk pelabuhan-pelabuhan besar seperti Pelabuhan Samarinda dan Pelabuhan Palaran, yang merupakan pelabuhan tersibuk di Kalimantan Timur.
Balikpapan, Kalimantan Timur
Balikpapan adalah kota yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, dan menjadi kota terbesar kedua di provinsi tersebut setelah Samarinda, dengan jumlah penduduk sebanyak 746.804 jiwa pada pertengahan tahun 2024.Sebagai salah satu dari tiga gerbang menuju ibu kota Indonesia yang baru, Balikpapan memiliki peran strategis dengan keberadaan Pelabuhan Semayang, yang merupakan pelabuhan tersibuk kedua setelah Pelabuhan Samarinda. Selain itu, Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman juga menjadi bandara kota tersibuk ketiga di Kalimantan, setelah Banjarmasin dan Pontianak.
Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Banjarmasin adalah kota terbesar di Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki sejarah panjang sebagai ibu kota provinsi Kalimantan (1945–1956) dan ibu kota Kalimantan Selatan (1956–2022). Kota yang dijuluki Kota Seribu Sungai ini memiliki luas wilayah 98,46 km² dan terbentuk dari delta dengan sekitar 25 pulau kecil, seperti Pulau Tatas, Pulau Kelayan, dan Pulau Bromo, yang dipisahkan oleh sungai-sungai besar.Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri pada semester pertama 2025, Banjarmasin memiliki populasi sebanyak 682.360 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 6.900 jiwa per km². Wilayah metropolitan Banjar Bakula, yang mencakup Banjarmasin, memiliki total penduduk sekitar 2,2 juta jiwa.

Menara Pandang, salah satu ikon wisata di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dokumentasi/Wikipedia
Pontianak, Kalimantan Barat
Pontianak adalah ibu kota sekaligus pusat pemerintahan dan perekonomian dari Provinsi Kalimantan Barat. Kota ini awalnya didirikan sebagai pelabuhan perdagangan dan terletak di delta Sungai Kapuas, tepat di titik temu dengan anak sungainya, Sungai Landak. Keberadaan dua sungai ini dijadikan lambang kota, yang mencerminkan pentingnya peran sungai dalam kehidupan masyarakat Pontianak.Selain dikenal karena sungainya, Pontianak juga dijuluki sebagai Kota Khatulistiwa karena terletak tepat di garis ekuator. Pusat kota berada kurang dari 3 km selatan khatulistiwa, menjadikannya titik yang signifikan dalam peta dunia.
Berdasarkan data pada pertengahan 2024, Pontianak memiliki penduduk sebanyak 682.896 jiwa. Hal ini menjadikannya sebagai kota terpadat ke-26 di Indonesia dan terpadat kelima di Pulau Kalimantan, setelah Samarinda, Balikpapan, Kuching, dan Banjarmasin.

Tugu Khatulistiwa. Dokumentasi/Wikipedia
Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Palangka Raya adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah mencapai 2.853,12 km² dan jumlah penduduk sebanyak 315.153 jiwa pada akhir tahun 2024.Dengan kepadatan penduduk rata-rata sekitar 110 jiwa/km², Palangka Raya terdiri dari lima kecamatan, yaitu Pahandut, Jekan Raya, Bukit Batu, Sabangau, dan Rakumpit. Pusat kota berada di dua kecamatan utama, Jekan Raya dan Pahandut, yang memiliki total populasi sekitar 268.005 jiwa dan luas wilayah sekitar 587,26 km².
Kota Palangka Raya merupakan kota dengan wilayah terluas di Indonesia atau setara 3,6 kali luas Jakarta. Presiden Soekarno bahkan sempat merencanakan Palangka Raya sebagai calon ibu kota negara di masa depan.