Prabowo Sebut Persatuan Bangsa Kunci Terhindar jadi Negara Gagal

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo Sebut Persatuan Bangsa Kunci Terhindar jadi Negara Gagal

Gabriella Thesa Widiari • 31 July 2026 15:37

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengatakan proses pembangunan bangsa merupakan perjalanan panjang dan berat yang membutuhkan persatuan seluruh elemen masyarakat. Ia mengingatkan, sejarah peradaban dunia menunjukan banyak negara gagal akibat ketidakmampuan mengelola dan menyatukan kekuatan nasionalnya.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Juli 2026.

"Nation building memerlukan kekuatan, kekuatan dari bangsa itu, untuk bisa dikerahkan, untuk bisa dipersatukan. Sehingga bangsa itu dapat memanfaatkan semua sumber daya yang ada di bangsa itu," ujar Prabowo.

Ia mengatakan risiko menjadi negara gagal dapat menimpa negara mana pun. Termasuk yang memiliki kekayaan alam berlimpah, bisa menjadi negara gagal apabila tidak bisa menyelaraskan sektor-sektor strategis.

"Bangsa yang gagal disebut failed state. Punya sumber daya tapi gagal, apalagi tidak punya sumber daya dan tidak punya kelebihan-kelebihan lain," kata Prabowo.



Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Foto: Metrotvnews/Kautsar Widya Prabowo.

Oleh karena itu, ia menilai pertemuan dengan jajaran pengusaha Kadin sebagai agenda strategis dan prioritas utama. Sinergi antara pemerintah dan sektor bisnis dianggap kunci penting untuk menggerakkan seluruh potensi ekonomi demi memperkuat ketahanan bangsa.

"Karena itu, waktu saya dilaporkan bahwa Kadin ingin datang, saya bilang ini sangat penting dan saya prioritaskan untuk menerima saudara-saudara," kata Prabowo.

(Gabriella Thesa Widiari)