Sudin SDA Jakarta Percepat Selesaikan Proyek Saluran Air di Kembangan

Pengerjaan proyek revitalisasi saluran air di kawasan Jalan Haji Mukhtar, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Foto: Antara.

Sudin SDA Jakarta Percepat Selesaikan Proyek Saluran Air di Kembangan

Gabriella Thesa Widiari • 28 July 2026 23:08

Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat berupaya mempercepat penyelesaian royek revitalisasi saluran air di kawasan Jalan Haji Muchtar, Joglo, Kembangan. Adapun pengerjaan penggalian tersebut merupakan bagian dari infrastruktur prioritas untuk penanganan banjir di wilayah tersebut.

"Ini proyek untuk menangani infrastruktur penanganan banjir di sana. Nanti kami beri pemahaman kepada warga," ujar Kepala Sudin SDA Jakarta Barat Mustajab, dilansir dari Antara, Selasa, 28 Juli 2026.

Terkait dengan keluhan warga, khususnya pemilik warung yang merasa proyek galian tersebut menutup akses jalan ke warungnya, Mustajab memastikan pihaknya bersama kontraktor pelaksana telah menyiapkan jembatan penyeberangan sementara. Hal itu diperuntukan bagi toko atau warung yang membutuhkan akses.

"Bagi warung-warung yang usaha, kita siapkan jembatan sementara. Penyedia pelaksana juga sudah siap. Kalau misalnya ada satu keping, kami berikan jembatan plat baja atau papan kayu yang lebih tebal, itu bisa dilakukan," kata Mustajab.

Selain itu, pihaknya berjanji akan mempercepat proses penggalian hingga pemasangan beton saluran (u-ditch) beserta penutupnya agar dampaknya tidak terlampau lama dirasakan masyarakat.

"Pokoknya jangan sampai terlalu lama. Nanti kami beri teguran lagi ke kontraktor agar jangan terlalu lama digali tapi tidak dipasang-pasang," kata Mustajab.


Ilustrasi warung. Foto: Antara.

Pekerjaan di kawasan Jalan Haji Muchtar tersebut ditargetkan rampung dalam satu bulan ke depan. Proyek ini merupakan bagian dari revitalisasi saluran air sepanjang 800 meter yang membentang dari perbatasan Kelurahan Petukangan Utara (Jakarta Selatan) hingga Kelurahan Joglo (Jakarta Barat).

Secara keseluruhan, pengerjaan yang melibatkan pelebaran saluran serta pemasangan gorong-gorong beton (box culvert) ini dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, terhitung mulai 5 Juli hingga Oktober mendatang.

(Gabriella Thesa Widiari)