Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: IRNA
Menlu Iran dan Sekjen PBB Bahas Perdamaian Dunia Melalui Telepon
Fajar Nugraha • 22 September 2026 19:16
New York: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan pembicaraan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres setelah tiba di New York untuk menghadiri sesi ke-81 Majelis Umum PBB.
“Dalam percakapan tersebut, kedua belah pihak membahas isu-isu yang masuk dalam agenda Majelis Umum serta bertukar pandangan mengenai upaya Guterres dalam mendorong perdamaian dan keamanan internasional,” ungkap kantor berita Iran, IRNA, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa 22 September 2026.
Saat berbicara kepada wartawan Iran di awal kunjungannya, Araghchi menyatakan bahwa tujuan utama Teheran adalah memanfaatkan PBB sebagai platform internasional utama untuk membela apa yang ia sebut sebagai hak, kepentingan, dan klaim sah rakyat Iran.
Ia mengatakan kunjungan ini dilakukan menyusul apa yang disebutnya sebagai "perang pengecut" yang dilancarkan terhadap Iran oleh AS dan Israel, serta berbagai perkembangan yang terjadi setelahnya.
Araghchi menegaskan bahwa PBB tetap menjadi forum internasional terbesar di dunia dan menyediakan wadah penting bagi negara-negara untuk menyampaikan posisi serta pesan mereka kepada masyarakat internasional.
Ia menambahkan bahwa setiap tahunnya, Iran berupaya memanfaatkan Majelis Umum untuk memaparkan posisinya dan membela hak-hak rakyat Iran.
Araghchi juga mengkritik apa yang ia gambarkan sebagai hilangnya kepercayaan terhadap PBB, seraya menuduh sejumlah negara bertindak "tanpa memedulikan institusi internasional, hukum internasional, ataupun hati nurani kolektif umat manusia."
Ia menuding negara-negara Barat gagal mengecam secara serius "kejahatan" Israel di Palestina, Gaza, Lebanon, dan Iran.
Oleh karena itu, Araghchi menyebut pemulihan kepercayaan terhadap PBB sebagai topik pembahasan yang "penting," seraya berpendapat bahwa Majelis Umum menawarkan kesempatan untuk membahas bagaimana kepercayaan tersebut hilang dan bagaimana cara membangunnya kembali.
Araghchi tiba di New York pada Senin malam memimpin delegasi diplomatik untuk menghadiri pertemuan PBB tersebut.
Debat Umum Majelis Umum PBB ke-81 dimulai pada hari Selasa dan dijadwalkan berlangsung hingga 28 September di markas besar PBB di New York. Sesi ini diselenggarakan dengan tema, "Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan hasil bagi semua."