Pintu masuk pendakian Gunung Gede-Pangrango di kawasan Cibodas, Kecamatan Cipanas, Jawa Barat. ANTARA/Ahmad Fikri
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara Pada 20 Maret
Whisnu Mardiansyah • 12 March 2026 23:22
Cianjur: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup sementara seluruh destinasi wisata alam di Gunung Gede-Pangrango selama satu hari pada 20 Maret 2026. Penutupan ini dilakukan agar masyarakat dan petugas dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
Kepala Bidang Teknis Balai Besar TNGGP Agus Yulianto mengatakan penutupan dilakukan berdasarkan Surat Edaran Nomor 04 tahun 2026 tentang Penutupan Kegiatan Wisata Alam TNGGP yang dikeluarkan pada 10 Maret 2026.
"Seluruh destinasi wisata di bawah Balai Besar TNGGP wilayah Cianjur dan Sukabumi ditutup sementara selama satu hari, dan kembali beroperasi seperti biasa pada tanggal 21 Maret," katanya di Cianjur seperti dilansir , Kamis, 12 Maret 2026.
Ia meminta seluruh kalangan mematuhi larangan melakukan kegiatan di destinasi wisata di kawasan taman nasional, mulai dari pendakian, air terjun, hingga jembatan gantung di kawasan Situ Gunung-Sukabumi. Sanksi tegas akan diberikan bagi pelanggar.
"Kami meminta masyarakat untuk mengikuti aturan dengan tidak melakukan aktivitas pendakian dan wisata selama penutupan karena sanksi tegas akan diberikan," katanya.
Penutupan dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan waktu Lebaran Idul Fitri untuk berkumpul bersama keluarga, serta memberikan kesempatan bagi para petugas untuk menjalankan ibadah salat Id dan berlebaran bersama di kampung halaman.

Selama penutupan, Balai Besar TNGGP meningkatkan pengawasan dan patroli dengan melibatkan masyarakat dan relawan sekitar guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran, termasuk pendakian ilegal. Sebanyak 25 petugas ditempatkan di sepanjang jalur pendakian untuk mengawasi aktivitas yang dilarang.
Pendaki ilegal yang terjaring akan dikenakan sanksi administrasi, membayar denda, dan masuk dalam catatan hitam atau black list sehingga dilarang mendaki di seluruh taman nasional di Indonesia selama beberapa tahun.