Mendes PDT Targetkan Perluasan Desa Tematik Hewan Kurban

Ilustrasi sapi. Dok Pexels

Mendes PDT Targetkan Perluasan Desa Tematik Hewan Kurban

Achmad Zulfikar Fazli • 28 May 2026 18:06

Serang: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menargetkan perluasan program desa tematik di seluruh Indonesia, dengan fokus khusus pada pengembangan desa tematik peternakan guna memenuhi tingginya kebutuhan hewan kurban nasional.

Yandri menyatakan Indonesia telah memiliki beragam desa tematik yang beroperasi, mulai dari desa ayam petelur, pedaging, ikan nila, lele, hingga desa buah-buahan, jagung, dan padi.

"Sekarang memang kita akan lebih tingkatkan lagi untuk desa domba, sapi, maupun kambing. Karena selain untuk kebutuhan harian konsumsi pasar dan katering, kebutuhan di hari puncaknya (Iduladha) itu sangat banyak," kata Yandri saat kegiatan penyembelihan 1.000 hewan kurban di Serang, Banten, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Mei 2026.

Dia menjelaskan besarnya peluang ekonomi desa di sektor peternakan juga didukung kebijakan penyelenggaraan haji terkait pembayaran Dam yang kini diperbolehkan untuk dipotong dan didistribusikan di Tanah Air.

Mendes PDT, Yandri Susanto (kedua kanan), hadir pada kegiatan penyembelihan 1.000 hewan kurban sebagai pilot project nasional untuk standardisasi pengelolaan dan penyaluran di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (28/5/2026). (ANTARA/Desi Purnama Sari)

Baca Juga: 

Peternak Asal Boyolali Tak Menyangka Seluruh Sapinya Diborong Seskab Teddy

Sebagai langkah nyata pemenuhan target tersebut, Kemendes PDT telah menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah mitra strategis guna melahirkan banyak desa peternakan baru. Upaya ini diwujudkan melalui proyek percontohan perdana distribusi hewan kurban yang tengah dijalankan di Kabupaten Serang.

Guna mendorong partisipasi aktif dari pemerintah desa di berbagai wilayah, Yandri memastikan kementeriannya telah menyiapkan skema pendampingan dan bantuan bagi wilayah yang serius ingin mengembangkan potensi peternakannya.

"Kami alhamdulillah menyiapkan bantuan untuk desa-desa yang ingin menjadikan wilayahnya sebagai desa tematik ternak. Silakan bagi desa yang punya keinginan, buatkan proposal, ajukan ke kami, dan insya Allah bisa kami proses," ujar dia.

(Achmad Zulfikar Fazli)