Gempa Beruntun Getarkan Balangan dan Tabalong Siang Ini

Peta menunjukkan titik gempa dangkal di wilayah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Senin (20/4/2026). ANTARA/HO-BMKG

Gempa Beruntun Getarkan Balangan dan Tabalong Siang Ini

Lukman Diah Sari • 20 April 2026 12:49

Banjarmasin: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan dua kali gempa bumi dangkal beruntun mengguncang wilayah Balangan dan Tabalong di Kalimantan Selatan pada Senin siang, 20 April 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, parameter seismik peristiwa pertama terjadi pada pukul 12.24 Wita dengan kekuatan magnitudo 3,0. 

"Episenter gempa berada di darat pada koordinat 2,17 LS dan 115,55 BT, sekitar 18 kilometer barat laut Kabupaten Balangan, dengan kedalaman 2 kilometer," ujar laman BMKG, melansir Antara.

Selang enam menit kemudian, gempa kedua tercatat pada pukul 12.30 Wita dengan magnitudo 2,8. Lokasi gempa berada sekitar 19 kilometer barat daya Kabupaten Tabalong, pada koordinat 2,01 LS dan 115,47 BT dengan kedalaman 3 kilometer.

BMKG mengidentifikasi kedua gempa tersebut tergolong gempa sangat dangkal karena memiliki kedalaman kurang dari 5 kilometer. Kondisi ini menyebabkan getaran lebih mudah dirasakan meskipun magnitudo relatif kecil.

Ilustrasi pendeteksi gempa dan tsunami ANTARA/HO-BMKG

Berdasarkan analisis mekanisme sumber, aktivitas gempa dipicu oleh pergerakan sesar atau patahan lokal di wilayah tersebut. Karakteristik ini umum terjadi di daratan dengan struktur geologi aktif berskala lokal.

Getaran dari gempa dangkal umumnya terasa lebih nyata di sekitar pusat gempa dibandingkan gempa dalam, meskipun energi yang dilepaskan tidak besar. Hal ini dipengaruhi oleh jarak sumber gempa yang dekat dengan permukaan.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua kejadian gempa tersebut di wilayah terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat di Balangan, Tabalong, dan sekitarnya untuk tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, serta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)