Mengenal Tradisi Tarhib Ramadan, Cara Umat Islam Menyambut Bulan Suci

Pawai Obor. (Medcom.id/ Fajri Fatmawati)

Mengenal Tradisi Tarhib Ramadan, Cara Umat Islam Menyambut Bulan Suci

Putri Purnama Sari • 5 February 2026 20:09

Jakarta: Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam di berbagai daerah di Indonesia mulai melaksanakan tradisi Tarhib Ramadan. Tradisi ini merupakan rangkaian kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk menyambut kehadiran Ramadan, bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan.

Secara bahasa, Tarhib berasal dari kata dalam bahasa Arab yang berarti mengajak atau mendorong. Dalam konteks ini, Tarhib Ramadan dimaknai sebagai bentuk penyambutan umat Islam terhadap datangnya bulan Ramadan melalui berbagai aktivitas keagamaan dan kegiatan positif.

Tarhib juga menjadi momentum penting untuk mengingatkan umat Islam agar mempersiapkan diri secara spiritual, seperti memperbaiki niat, meningkatkan rasa syukur, mempererat kepedulian terhadap sesama, serta merenungkan dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Jenis Kegiatan Tarhib Ramadan

Tradisi Tarhib Ramadan di Indonesia dilakukan dalam beragam bentuk kegiatan, antara lain:
  • Kajian keislaman, untuk meningkatkan pengetahuan tentang keutamaan Ramadan
  • Doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalani ibadah Ramadan
  • Pawai obor, kegiatan tradisional yang banyak dilakukan di sejumlah daerah, terutama melibatkan anak-anak
  • Bersih-bersih lingkungan masjid, guna menciptakan kenyamanan tempat ibadah selama Ramadan
  • Bersedekah, seperti memberikan bantuan kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan
  • Ziarah kubur, mengunjungi dan mendoakan makam anggota keluarga.
Tujuan utama dari Tarhib Ramadan adalah memperkuat tekad, meningkatkan kepatuhan beribadah, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum pengembangan diri secara spiritual dan sosial.
 

Keistimewaan Bulan Ramadan

Bulan Ramadan memiliki banyak keistimewaan bagi umat Islam, di antaranya:
  • Kesempatan menghapus dosa, sebagai peluang untuk memperbaiki diri, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memperbanyak salat, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah
  • Membangun kebersamaan, dengan memperkuat hubungan sosial antar sesama
  • Meningkatkan kepedulian sosial, karena Ramadan mengajarkan kesabaran, pengendalian emosi, empati, dan kepedulian terhadap orang lain
Berbagai kegiatan Tarhib Ramadan menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan juga waktu untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)