32 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Siaga Bencana

Gelombang tinggi masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah terlihat alunan ombak di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang Minggu (8/2)

32 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Siaga Bencana

Media Indonesia • 8 February 2026 09:21

Semarang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi dan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah pada Minggu, 8 Februari 2026. Kondisi ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Doni Prastio, mengimbau masyarakat waspada terhadap gelombang tinggi yang disertai hujan dan badai.

"Awas gelombang tinggi disertai hujan dan badai di perairan selatan dan utara Jawa Tengah Minggu (8 Februari), karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot," kata Doni Prastio dikutip Media Indonesia.

Seluruh kawasan perairan Selatan Jawa Tengah, dari Cilacap hingga Purworejo, diprediksi mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter. Sementara di perairan Utara Jawa Tengah, seperti di Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa, dan Pati-Rembang, gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
 


Di daratan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 32 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, meminta warga di lokasi terdampak mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.

"Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Ferry Oktarisa, Minggu, 8 Februari 2026.

Ke-32 daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut adalah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Majenang, dan Ambarawa.


Ilustrasi Medcom.id

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)