Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Usung Ekonomi Digital Demi Pecut Pertumbuhan

Calon Deputi Gubernur BI Dicky Kartikoyono saat jalani fit and proper test. Foto: Tangkapan layar Metro TV.

Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Usung Ekonomi Digital Demi Pecut Pertumbuhan

Husen Miftahudin • 26 January 2026 17:47

Jakarta: Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono mengusung visi kekuatan ekonomi digital melalui penguatan kebijakan sistem pembayaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagaimana dipaparkan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Kami di Bank Indonesia mempunyai bauran kebijakan, yakni moneter dan makroprudensial ini tentunya berkaitan stabilitas. Namun, kalau kebijakan sistem pembayaran ini, kemampuan untuk mendorong growth ini besar," kata Dicky dalam uji kelayakan dan kepatutan di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 26 Januari 2026.

Dicky menawarkan tiga misi, salah satunya melalui penguatan infrastruktur dalam sistem pembayaran yang akan mendukung ekonomi keuangan digital, dengan membangun ekonomi nasional yang berdaya tahan dan efisien.

Misi kedua, mengembangkan ekosistem ekonomi keuangan digital yang terpercaya dan inovatif. Serta misi ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berdaulat.

Dicky mengibaratkan kekuatan data digital seperti 'minyak dan emas baru' yang harus terus dioptimalkan. Namun, ia mengingatkan terdapat tantangan yang tak kunjung selesai yakni ketersediaan talenta digital yang memadai.

Apabila Indonesia memiliki pusat inovasi digital dan para talenta dibekali dengan kemampuan-kemampuan terkini, Dicky memandang bahwa tantangan digitalisasi dapat terjawab. Hal ini selanjutnya dapat dihubungkan pada keterbukaan penciptaan lapangan kerja. "Job creation, digital talent pool, dan innovation hub menjawab kebutuhan industri," papar dia.
 

Baca juga: Profil Dicky Kartikoyono, Kandidat Deputi Gubernur BI Nomor Urut Dua


(Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Eko Nordiansyah)
 

Perkuat digitalisasi pemerintah daerah


Selain itu, Dicky juga menawarkan konsep penguatan digitalisasi pada pemerintah daerah yang diharapkan dapat membantu untuk mengoptimalkan baik dari sisi pendapatan atau penerimaan maupun pengeluaran.

Pada akhirnya, ia meyakini masa depan ekonomi digital Indonesia tidak hanya mengandalkan teknologi itu sendiri, melainkan juga tata kelola yang kuat, kolaborasi berkelanjutan, serta ketersediaan talenta digital.

"Kami yakini dengan visi-misi ini, ditambah upaya kita bersama dengan sinergi dan kolaborasi, pertumbuhan ekonomi delapan  persen di 2029-2030 adalah sebuah keniscayaan," jelas Dicky.

Diketahui, Dicky Kartikoyono saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur-Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI. Ia menjadi kandidat kedua yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon deputi gubernur BI untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)