Ilustrasi: Pixabay
Bacaan Salat dari Awal hingga Akhir: Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Riza Aslam Khaeron • 3 September 2026 07:00
Jakarta: Salat merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang dikerjakan lima kali dalam sehari. Dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai bacaan yang dibaca pada setiap gerakan, mulai dari niat, takbiratulihram, doa iftitah, Surah Al-Fatihah, surah pendek, rukuk, itidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, hingga salam.
Mengetahui bacaan salat dapat membantu umat Islam memahami dan menghafalkan bacaan yang digunakan dalam setiap gerakan salat. Berikut bacaan salat dari awal hingga akhir beserta Latin dan artinya.
1. Niat Salat
Niat salat dilakukan di dalam hati sesuai dengan salat yang hendak dikerjakan. Lafaz niat dapat berbeda sesuai dengan jenis salat. Sebagai contoh, berikut niat salat Subuh:.jpg)
Ushalli fardhash-shubhi rak'ataini mustaqbilal-qiblati adaa'an lillahi ta'ala.
Artinya: “Aku berniat shalat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.”
Untuk salat Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya, lafaz niat disesuaikan dengan nama salat dan jumlah rakaatnya.
2. Takbiratulihram
Setelah berniat, salat dimulai dengan takbiratulihram sambil mengangkat kedua tangan..jpg)
Allahu akbar.
Artinya: “Allah Mahabesar.”
3. Doa Iftitah
Setelah takbiratulihram, umat Islam dianjurkan membaca doa iftitah sebelum membaca Surah Al-Fatihah..jpg)
Allahu akbaru kabira, wal-hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas-samawati wal-ardha hanifan musliman wa ma ana minal-musyrikin. Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil-'alamin. La syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal-muslimin.
Artinya: “Allah Mahabesar dengan sebesar-besarnya. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Mahasuci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim.”
Doa iftitah merupakan bacaan sunah dalam salat.
4. Membaca Surah Al-Fatihah
Setelah doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah. Surah ini dibaca pada setiap rakaat..jpg)
Bismillahir-rahmanir-rahim. Al-hamdu lillahi rabbil-'alamin. Ar-rahmanir-rahim. Maliki yaumid-din. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinash-shiratal-mustaqim. Shirathalladzina an'amta 'alaihim ghairil-maghdhubi 'alaihim wa ladh-dhallin.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan jalan mereka yang dimurkai, dan bukan pula jalan meeka yang sesat.”
Setelah selesai membaca Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca “Aamin”.
5. Membaca Surah Pendek
Setelah Surah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua, dianjurkan membaca surah atau beberapa ayat dari Al-Qur'an. Salah satu surah pendek yang dapat dibaca adalah Surah Al-Ikhlas..jpg)
Qul huwallahu ahad. Allahush-shamad. Lam yalid wa lam yulad. Wa lam yakul lahu kufuwan ahad.
Artinya: “Katakanlah, ‘Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.’”
6. Bacaan Rukuk
Setelah membaca Surah Al-Fatihah dan surah atau ayat Al-Qur'an, gerakan dilanjutkan dengan rukuk sambil membaca takbir. Setelah berada dalam posisi rukuk, dibaca:.jpg)
Subhana rabbiyal-'azhimi wa bihamdih.
Artinya: “Mahasuci Tuhanku Yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.”
Bacaan tersebut umumnya dibaca sebanyak tiga kali.
7. Bacaan Itidal
Setelah rukuk, bangkit dan berdiri tegak atau itidal. Saat bangkit dari rukuk, dibaca:.jpg)
Sami'allahu liman hamidah.
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”
Setelah berdiri tegak, dibaca:
.jpg)
Rabbana wa lakal-hamd.
Artinya: “Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.”
8. Bacaan Sujud
Setelah itidal, gerakan dilanjutkan dengan sujud sambil membaca takbir. Saat berada dalam posisi sujud, dibaca:.jpg)
Subhana rabbiyal-a'la wa bihamdih.
Artinya: “Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”
Bacaan tersebut umumnya dibaca sebanyak tiga kali.
9. Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud
Setelah sujud pertama, bangkit dan duduk di antara dua sujud sambil membaca takbir, kemudian membaca doa:.jpg)
Rabbighfir li, warhamni, wajburni, warfa'ni, warzuqni, wahdini, wa'afini, wa'fu 'anni.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku.”
Setelah itu, kembali melakukan sujud kedua dengan membaca bacaan sujud.
10. Rakaat Berikutnya
Setelah sujud kedua, berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya. Pada rakaat kedua, bacaan dimulai dengan Surah Al-Fatihah dan dapat dilanjutkan dengan surah atau ayat Al-Qur'an. Setelah itu, salat dilanjutkan dengan rukuk, itidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.Untuk salat yang terdiri atas tiga atau empat rakaat, setelah rakaat kedua dilanjutkan dengan duduk tasyahud awal.
11. Bacaan Tasyahud Awal
Pada duduk tasyahud awal, dibaca:.jpg)
At-tahiyyatul mubarakatush-shalawatuth-thayyibatu lillah. As-salamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. As-salamu 'alaina wa 'ala 'ibadillahish-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar-rasulullah.
Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, salawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
Setelah tasyahud awal, berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat berikutnya.
12. Bacaan Tasyahud Akhir
Pada rakaat terakhir, setelah sujud kedua, gerakan dilanjutkan dengan duduk tasyahud akhir. Bacaan diawali dengan tasyahud seperti pada tasyahud awal, kemudian dilanjutkan dengan selawat kepada Nabi Muhammad SAW..jpg)
At-tahiyyatul mubarakatush-shalawatuth-thayyibatu lillah. As-salamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. As-salamu 'alaina wa 'ala 'ibadillahish-shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar-rasulullah. Allahumma shalli 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammad, kama shallaita 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahim, innaka hamidum majid. Allahumma barik 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammad, kama barakta 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahim, innaka hamidum majid.
Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, salawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepadamu, wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
13. Doa Sebelum Salam
Setelah membaca tasyahud akhir dan selawat, dianjurkan membaca doa sebelum salam..jpg)
Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil-qabr, wa min fitnatil-mahya wal-mamat, wa min syarri fitnatil-masihid-dajjal.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahanam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.”
14. Bacaan Salam
Salat kemudian diakhiri dengan salam sambil menoleh ke arah kanan dan kiri..jpg)
As-salamu 'alaikum wa rahmatullah.
Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian.”
Salam pertama dilakukan dengan menoleh ke kanan, kemudian salam kedua dengan menoleh ke kiri.
(Siti Nahdia Usman)