Trump Kenakan Tarif Impor dari 8 Negara Eropa yang Tak Setuju AS 'Beli' Greenland

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Anadolu

Trump Kenakan Tarif Impor dari 8 Negara Eropa yang Tak Setuju AS 'Beli' Greenland

Husen Miftahudin • 18 January 2026 08:47

New York: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan memberlakukan tarif 10 persen untuk semua barang dari delapan negara Eropa seperti Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia terkait Greenland mulai 1 Februari.

Mengutip Xinhua, Minggu, 18 Januari 2026, Trump menyatakan tarif tersebut akan meningkat menjadi 25 persen pada 1 Juni, dan akan berlanjut hingga tercapai kesepakatan bagi Amerika Serikat untuk membeli Greenland.

Pernyataan Trump muncul setelah beberapa anggota NATO, termasuk Inggris, Prancis, dan Jerman, menentang upaya AS untuk mengakuisisi Greenland, mengirimkan pasukan dan aset diplomatik minggu ini ke wilayah Arktik tersebut. Trump mengklaim negaranya perlu menguasai Greenland untuk melindungi keamanan nasional AS.

"Negara-negara ini, yang memainkan permainan yang sangat berbahaya ini, telah menempatkan tingkat risiko yang tidak dapat diterima atau berkelanjutan," tulis Trump dalam sebuah unggahan.

"Oleh karena itu, sangat penting bahwa, untuk melindungi perdamaian dan keamanan global, tindakan tegas diambil agar situasi yang berpotensi berbahaya ini berakhir dengan cepat, dan tanpa keraguan," tambah Trump.

Ia juga mengatakan Amerika Serikat terbuka untuk bernegosiasi dengan Denmark dan/atau negara-negara lain yang telah mempertaruhkan begitu banyak hal. "Terlepas dari semua yang telah kita lakukan untuk mereka, termasuk perlindungan maksimal, selama beberapa dekade," terang Trump.
 

Baca juga: Ribuan Warga Denmark dan Greenland Turun ke Jalan, Protes Keras Rencana Trump


(Permukiman warga di Greenland. Foto: Anadolu Agency)
 

Greenland 'tidak dijual'
 

Greenland adalah wilayah otonom di dalam Kerajaan Denmark, dengan Kopenhagen memegang kendali atas pertahanan dan kebijakan luar negeri. Sementara, Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di pulau itu.

Sejak kembali menjabat pada 2025, Trump telah berulang kali menyatakan keinginan untuk mendapatkan Greenland, dan baru-baru ini ia meningkatkan retorikanya.

Ribuan orang lantas turun ke jalan di Kopenhagen untuk memprotes tindakan dan pernyataan AS yang mengisyaratkan kendali atas Greenland, dengan para demonstran meneriakkan slogan-slogan seperti 'Greenland tidak untuk dijual'.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)