Alat berat milik BPJN sedang membersihkan material tanah longsor menimbun badan jalan di Kelok 32, Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Rabu, 1 April 2026. ANTARA/HO-BPBD Agam
Jalan Penguhubung Padang–Medan Tertimbun Material Longsor
Silvana Febiari • 1 April 2026 14:43
Agam: Ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang, Sumatra Barat, menuju Medan, Sumatra Utara, tertimbun material tanah longsor. Peristiwa itu terjadi tepatnya di kilometer 32 Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
"Jalan tidak bisa dilalui setelah badan jalan di Kelok 32, Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, Kecamatan Palupuh tertimbun material tanah longsor," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono, dilansir dari Antara, Rabu, 1 April 2026.
Akibat peristiwa itu, ruas jalan nasional tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya tumpukan kendaraan.
Baca Juga :
Ia mengatakan, material tanah longsor menimbun badan jalan dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB, setelah curah hujan cukup tinggi.
Dengan kondisi itu, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) mengerahkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor tersebut. "Saat ini alat berat milik BPJN sedang bekerja untuk membersihkan tanah yang menutupi jalan," ujarnya.

Kondisi ruas jalan provinsi menghubungkan Padang-Bukittinggi tertimbun tanah longsor di tepatnya KM 72+800, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Agam.
Ia mengakui arus lalu lintas di daerah tersebut sudah terbuka pada pukul 10.30 WIB. Ruas jalan nasional sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat dengan cara buka tutup.
"Personel Polsek Palupuh juga berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas," ucapnya.
Ia mengimbau pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melalui daerah tersebut karena rawan longsor apabila curah hujan cukup tinggi. "Tingkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu apabila curah hujan cukup tinggi," ungkapnya.