Asosiasi Petani Karet Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Bangkitkan Karet Rakyat

Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Karet Indonesia (DPP APKARINDO) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Auditorium Kementerian Pertanian pada Senin, 14 September 2026. Dok. Istimewa

Asosiasi Petani Karet Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Bangkitkan Karet Rakyat

Achmad Zulfikar Fazli • 15 September 2026 15:27

Jakarta: Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Karet Indonesia (DPP APKARINDO) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Auditorium Kementerian Pertanian pada Senin, 14 September 2026. Pengukuhan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional untuk membangkitkan kembali sektor perkebunan karet rakyat Indonesia.

Ketua Umum DPP APKARINDO, Irfan Ahmad Fauzi, mengatakan pengukuhan kepengurusan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari amanah besar untuk memperjuangkan masa depan petani karet Indonesia.

“Momentum hari ini bukan hanya sebuah seremoni organisasi. Hari ini merupakan awal dari sebuah amanah besar. Amanah untuk membangkitkan kembali kejayaan perkebunan karet rakyat Indonesia,” ujar Irfan di Jakarta, dikutip pada Selasa, 15 September 2026.

Irfan menegaskan pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan, peningkatan nilai tambah, dan hilirisasi komoditas strategis nasional. Organisasi tersebut juga berkomitmen menjadi jembatan antara petani, pemerintah, industri, dan pasar untuk memperkuat ekosistem perkaretan nasional.

“Kita harus bekerja bersama. Kita harus memperkuat organisasi. Kita harus hadir di tengah petani. Kita harus menjadi jembatan antara petani, pemerintah, industri, dan pasar,” tegas Irfan.

Petani karet mengolah bahan olahan karet. Dok. Istimewa


Dalam kepengurusan periode 2026–2031, APKARINDO membawa semangat Petani Karet Rakyat Bangkit dengan fokus pada penguatan organisasi petani, peningkatan produktivitas, penguatan ekonomi petani, kemitraan, serta hilirisasi karet.

“Mari kita jadikan periode kepengurusan ini sebagai periode kebangkitan karet rakyat Indonesia,” ujar Irfan.

Dengan kepengurusan baru, pihaknya berharap dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan petani karet yang lebih sejahtera serta industri karet Indonesia yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Acara pengukuhan pengurus DPP APKARINDO periode 2026–2031 dihadiri berbagai unsur, seperti perwakilan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Transmigrasi, Kepolisian Republik Indonesia, serta sejumlah pimpinan asosiasi, dunia usaha, industri perkaretan nasional, mitra strategis APKARINDO dan perwakilan APKARINDO di beberapa daerah seperti Aceh, Palembang, Lampung, Kalimantan, Riau, Jambi, Garut, Tasik dan beberapa daerah lainnya.

(Achmad Zulfikar Fazli)