Emiten Ini Realisasikan Belanja Modal Rp124,2 Miliar Tingkatkan Kapasitas Produksi

Ilustrasi. FOTO: dok MI

Emiten Ini Realisasikan Belanja Modal Rp124,2 Miliar Tingkatkan Kapasitas Produksi

Angga Bratadharma • 2 August 2023 17:59

Jakarta: PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp124,28 miliar di semester I-2023 atau mencapai 77,7 persen dari total anggaran di 2023. Realisasi tersebut diharapkan berdampak positif terhadap laju bisnis di tahun ini.

"Sebanyak 97,07 persen digunakan untuk pembelian unit baru serta melakukan general overhaul (GOH) terhadap unit yang lama agar mampu meningkatkan kapasitas produksi operasional," kata Direktur PT Ulima Nitra Tbk Ulung Wijaya, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Agustus 2023.

Ulung menambahkan, saat ini perseroan tengah menjajaki kontrak baru untuk jasa pertambangan di Muara Enim, Sumatra Selatan dan Jambi. Tapi, ia enggan menyebutkan secara detail terkait dengan nilai kontrak yang didapat. Di sisi lain, hingga akhir tahun management UNIQ memasang target penjualan sebesar Rp500 miliar.

"Kontribusi penjualan paling besar berasal dari bisnis jasa pertambangan sekitar 75 persen dari total omzet. Dan kami manajemen optimistis bisa merealisasikan target tersebut, sesuai dengan kondisi yang bakal terjadi," tuturnya.


Lebih lanjut, sepanjang semester I-2023, UNIQ mengeklaim telah mencatatkan perolehan laba bersih mencapai 81 persen dari total laba bersih setahun penuh di 2022. Selain laba bersih, penjualan dan pendapatan usaha UNIQ juga ikut mengalami peningkatan sebanyak 49 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan untuk total aset perseroan mencatatkan kenaikan sebanyak 23 persen. Peningkatan aset ditopang peningkatan aset lancar sebesar 28 persen dan aset tidak lancar sebesar 19 persen. Ulung menyatakan siap menjaga momentum kenaikan laba bersih hingga akhir tahun.


Apalagi, tambahnya, menjelang akhir tahun bakal ada tren kenaikan harga batu bara sehingga menjadi peluang tersendiri bagi bagi perseroan dalam meningkatkan kinerja keuangan. "Penyumbang laba bersih bisa mencapai 81 persen adalah manfaat pajak tangguhan sebesar Rp5,654 miliar yang menambah pajak 30 persen dari laba sebelum pajak," tutupnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Angga Bratadharma)