PPIH Finalisasi Layanan Jelang Kedatangan Kloter Pertama Jemaah 22 April

Suasana Masjidil Haram, Minggu, 19 April 2026. DOK. Media Center Haji (MCH) 2026

PPIH Finalisasi Layanan Jelang Kedatangan Kloter Pertama Jemaah 22 April

Akmal Fauzi • 20 April 2026 09:17

Jakarta: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan finalisasi menjelang kedatangan kloter pertama yang akan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz pada 22 April 2026. Seluruh lini layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi telah siap 100 persen.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Budi Agung Nugroho, menjelaskan sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah disebar ke Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara guna memastikan proses kedatangan jemaah berjalan lancar. Jemaah kloter pertama dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 00.45 waktu Arab Saudi.

"Karena skema fast track, di bandara kami hanya menyambut sekilas. Sambutan resmi yang lebih besar akan dilakukan saat jemaah tiba di hotel di Madinah," ujar Budi, dalam keterangannya, Minggu, 19 April 2026.

Rencananya, Duta Besar RI untuk Arab Saudi dan Konsul Jenderal (Konjen) turut menyambut kedatangan jemaah. Seluruh jemaah haji Indonesia juga dibekali kartu nusuk sejak di embarkasi. Kartu ini diharapkan mempermudah seluruh proses kedatangan di Tanah Suci sekaligus meminimalkan potensi kendala di kemudian hari.

Salah satu hal yang menjadi perhatian serius tahun ini adalah kedisiplinan dalam alur pergerakan jemaah dari bandara menuju bus.

"Kami mengatur pergeseran dari bandara ke bus dilakukan per regu dan per rombongan. Tujuannya, agar saat masuk bus hingga pembagian kamar hotel, jemaah tetap dalam ikatan kelompoknya. Ini kunci ketertiban," tegas Budi.


Ilustrasi haji. Foto- Dok. Kemenag

Baca Juga: 

1.744 Calon Haji Bandung Siap Terbang dari Kertajati Mulai 22 April

Selama berada di Madinah, jemaah akan tinggal selama 8 hingga 9 hari, sehingga memiliki kesempatan untuk melaksanakan ibadah Arbain. Dalam periode tersebut, layanan konsumsi menjadi salah satu aspek utama yang dijamin.

"Jemaah akan mendapatkan layanan konsumsi maksimal sebanyak 27 kali selama di Madinah. Setelah hari kesembilan, barulah mereka akan digeser menuju Makkah untuk persiapan puncak haji," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)