Atap rumah warga Iran yang berlubang akibat serangan AS di Iran. Foto: Viory
Serangan AS Hantam Pesta Pernikahan, Iran: Daftar Kejahatan Mereka Bertambah
Fajar Nugraha • 3 September 2026 18:21
Sirik: Sebuah drone merekam dampak dari dugaan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sebuah rumah di Sirik, Iran saat berlangsungnya pesta pernikahan.
Insiden ini menewaskan beberapa orang dan melukai puluhan lainnya.
Rekaman memperlihatkan lubang besar pada atap, dengan puing-puing berserakan di sekitarnya serta bekas hangus yang terlihat pada langit-langit di dekatnya.
"Daftar kejahatan Amerika Serikat terhadap rakyat Iran kini menjadi lebih panjang dari sebelumnya," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, seperti dikutip dari Viory, Kamis 3 September 2026.
Menurut pihak berwenang, lima orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Iran menuduh AS melakukan 'kejahatan perang'.
Komando Pusat AS (US Central Command) menyatakan telah mengetahui adanya laporan mengenai korban sipil, namun menegaskan bahwa militer AS 'tidak pernah menargetkan warga sipil'.
Laporan tersebut muncul beberapa jam setelah Komando Pusat AS mengumumkan bahwa pasukan Amerika telah memulai rangkaian serangan baru terhadap target-target IRGC di Iran.
CENTCOM menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas upaya serangan IRGC baru-baru ini terhadap kapal komersial di Selat Hormuz dan personel militer AS di kawasan tersebut. Iran telah berjanji akan membalas serangan baru dari AS ini.
Pertikaian ini menandai eskalasi baru setelah lebih dari sebulan situasi relatif tenang antara Washington dan Teheran.