Pemilu Portugal ke Putaran Kedua, Kandidat Sosialis Akan Hadapi Sayap Kanan

Calon presiden Portugal Antonio Jose Seguro. (EPA-Yonhap)

Pemilu Portugal ke Putaran Kedua, Kandidat Sosialis Akan Hadapi Sayap Kanan

Willy Haryono • 19 January 2026 16:02

Lisbon: Kandidat sosialis Portugal Antonio Jose Seguro memenangkan putaran pertama pemilihan presiden dan akan berhadapan dengan kandidat sayap kanan jauh André Ventura dalam putaran kedua, berdasarkan hasil sementara yang hampir lengkap pada Minggu.

Dengan suara dari sekitar 95 persen daerah pemilihan telah dihitung, Seguro memimpin dengan perolehan 30,6 persen suara. Ventura berada di posisi kedua dengan 24,2 persen, sementara kandidat liberal João Cotrim Figueiredo menempati peringkat ketiga dengan 15,5 persen.

Putaran kedua pemilihan presiden Portugal dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari untuk menentukan pengganti presiden petahana Marcelo Rebelo de Sousa, yang berasal dari kubu konservatif.

Sejumlah jajak pendapat sebelum pemungutan suara sebelumnya menempatkan Ventura sebagai kandidat terkuat di putaran pertama. Meski demikian, hasil ini menandai sejarah baru karena untuk pertama kalinya kandidat sayap kanan jauh berhasil melaju ke putaran kedua pemilihan presiden Portugal.

Selama masa kampanye, Seguro menyatakan dirinya sebagai satu-satunya kandidat yang mampu mengalahkan apa yang ia sebut sebagai “ekstremisme” Ventura, serta menyerukan persatuan seluruh kelompok pro-demokrasi.

Meski jabatan presiden Portugal sebagian besar bersifat seremonial, presiden memiliki kewenangan signifikan dalam situasi krisis, termasuk membubarkan parlemen, memanggil pemilu, atau memberhentikan perdana menteri.

Perdana Menteri Portugal Luís Montenegro menyatakan tidak akan memberikan arahan kepada publik terkait pilihan di putaran kedua. Pemerintah minoritas yang ia pimpin saat ini diketahui bergantung pada dukungan partai Chega yang dipimpin Ventura untuk meloloskan sejumlah kebijakan.

Ventura sendiri mengaku “sangat percaya diri” usai memberikan suara di ibu kota. Ia menyerukan partai-partai kanan lainnya agar tidak menghalangi langkahnya menuju putaran kedua, serta berjanji akan “menertibkan” negara jika terpilih.

Sejumlah pemilih menyuarakan kekhawatiran atas menguatnya dukungan terhadap sayap kanan. Seorang pemilih di Lisbon menyatakan memilih kandidat kiri untuk mencegah pergeseran politik yang dinilainya “sangat negatif," sementara pemilih lain menilai meningkatnya dukungan terhadap Ventura sebagai tanda keputusasaan publik terhadap kondisi negara.

Pengamat menilai Ventura memiliki ambisi jangka panjang untuk memimpin pemerintahan sebagai perdana menteri. “Ventura sedang berupaya mempertahankan dan memperluas basis pemilihnya,” kata ilmuwan politik Universitas Lisbon Antonio Costa Pinto.

Partai Chega muncul sebagai oposisi terbesar di parlemen setelah pemilu legislatif Mei lalu, menggeser Partai Sosialis. Lembaga konsultan Teneo menilai hasil kuat lainnya bagi sayap kanan dapat mengukuhkan dominasinya dalam lanskap politik Portugal, negara anggota Uni Eropa dan zona euro yang menyumbang sekitar 1,6 persen dari total output ekonomi blok tersebut.

Baca juga:  Portugal Gelar Pemilu Presiden, Dukungan untuk Sayap Kanan Menguat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)